Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pabrik Obat Palsu di Cakung, Polisi Buru Penyandang Dana

Polisi terus memburu sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam produksi obat ilegal di wilayah Cakung, Jakarta Timur; seperti pemilik usaha, penyandang dana, dan konsultan atau pelatih produksi obat.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 30 Oktober 2016  |  02:12 WIB
Obat Palsu - Antara
Obat Palsu - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Polisi terus memburu sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam produksi obat ilegal di wilayah Cakung, Jakarta Timur; seperti pemilik usaha, penyandang dana, dan konsultan atau pelatih produksi obat.

Saat ini polisi baru berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial RS yang berperan sebagai penanggung jawab pabrik obat dan jamu ilegal yang terletak di dua lokasi berbeda di Cakung, yakni Komplek Pergudangan Centra Cakung dan Komplek Pergudangan Green Sedayu Biz Park.

"Saya perintahkan Pak Dirkrimsus untuk mengungkap sampai ke akarnya," sebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan di lokasi pabrik jamu ilegal, Jumat (28/10/2016).
Besarnya omzet dan investasi serta canggihnya peralatan yang digunakan dalam produksi obat ilegal ini membawa polisi kepada sejumlah dugaan bahwa usaha ilegal ini memiliki penyandang dana dan menyewa jasa konsultan tertentu untuk melatih para pekerja menggunakan mesin-mesin produksi.

"Kami akan telusuri sampai penyandang dananya, siapa konsultannya dan di mana dia beli bahan baku. Bahan baku tidak boleh diberikan ke sembarang orang, harus ada ketentuannya," tambahnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, sejumlah bahan baku pembuatan obat ilegal ini diketahui didatangkan dari luar negeri seperti India dan China. Sementara itu, mesin-mesin yang digunakan, khususnya untuk ptoduksi obat, masih terbilang baru dan cukuo canggih serta berkualitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat ilegal
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top