Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dewan Kehormatan Rekomendasikan Ruhut Dipecat Sebagai Kader Demokrat

Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Demokrat merekomendasikan, Ruhut Sitompul dipecat sebagai kader partai.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  19:24 WIB
Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menunjukkan surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016). - Antara/Hafidz Mubarak A.
Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menunjukkan surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016). - Antara/Hafidz Mubarak A.

Kabar24.com, JAKARTA - Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Demokrat merekomendasikan, Ruhut Sitompul dipecat sebagai kader partai.

Rekomendasi itu sesuai dengan putusan sidang tanggal 24 Oktober 2016, yang diikuti oleh Ketua Wanhor Amir Syamsuddin, Wakil Ketua Wanhor Deny Kailimang, dan anggota Wanhor Darizal Basir.

Deny mengatakan, Ruhut dianggap melanggar kode etik yang ada dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai, serta pakta integritas.

 Salah satu penyebabnya, adalah sikap Ruhut yang memilih mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam pemilihan daerah 2017.

"Karena bertentangan dengan kebijakan-kebijakan partai," katanya saat dihubungi, Kamis (27/10/2016).

Meski rekomendasi itu berdasarkan keputusan sidang dewan kehormatan partai, Deny menambahkan, keputusan akhir ada di tangan pimpinan pusat.

"Yang akan tanda tangan nanti ketua dan sekretaris jenderal," ucapnya.

Dia mengaku, telah menyerahkan surat rekomendasi pemecatan terhadap Ruhut kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat. "Tinggal pelaksanaannya saja. DPP yang eksekusi," tuturnya.

Saat dikonfimasi, Ruhut mengatakan belum mendapat konfirmasi soal pemecatannya. Menurut dia, selama belum ada surat, dia masih kader Demokrat.

"Ada enggak suratnya? Enggak ada kan?," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Anggota Komisi Hukum DPR ini menuding, pihak-pihak yang mengatakan dia sudah dipecat dari Demokrat, sedang mencari ketenaran lewat media.

"Itu cari beken biar masuk media," ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat Pilkada DKI 2017

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top