Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WAPRES JK: PNS Harus Jadi Perekat Nasional

Perubahan sistem pemerintahan dari sentralistik ke otonomi mengakibatkan terjadinya sekat-sekat perpindahan aparat PNS ke antardaerah. Terkait itu, PNS diharapkan berperan sebagai perekat nasional.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  12:59 WIB
Pegawai Negeri Sipil - Antara
Pegawai Negeri Sipil - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perubahan sistem pemerintahan dari sentralistik ke otonomi mengakibatkan terjadinya sekat-sekat perpindahan aparat PNS ke antardaerah. Terkait itu, PNS diharapkan berperan sebagai perekat nasional.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan maksud agar terjadi saling pembelajaran dan pengalaman antardaerah di Tanah Air.

"Ada perubahan mendasar lagi dalam pemerintahan saat ini, yaitu PNS harus jadi perekat nasional," kata Wapres Jusuf Kalla dalam pembukaan Temu Administrator Muda Indonesia Ke-12 di Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinagor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (24/10/2016).

Menurut JK, perubahan sistem pemerintahan dari sentralistik ke otonomi mengakibatkan terjadinya sekat-sekat perpindahan aparat PNS ke antardaerah.

Misalnya, Wapres mengatakan PNS di Garut tidak boleh pindah ke Tasikmalaya karena tersekat otonomi, orang Jawa Barat tidak boleh jadi gubernur Sulawesi Selatan, dan kalau bukan orang Sunda susah jadi rektor Unpad.

"Sekat-sekat ini terjadi sehingga tidak terjadi pembelajaran nasional," kata dia.

"Padahal kita ingin kalau dia (seorang PNS) berprestasi di Jawa Barat, dia bisa dipindah ke Jawa Timur atau Makassar agar terjadi pembelajaran nasional, sharing (berbagi) pengalaman antardaerah," lanjut JK.

Wapres berpendapat bahwa dengan adanya saling pembelajaran dan tukar pengalaman yang dilakukan PNS, akhirnya tercapai kesatuan budaya nasional tanpa meninggalkan budaya daerah.

"Inilah bagaimana kita harus memperbaiki agar PNS tetap jadi perekat nasional sehingga bukan hanya budaya daerah terjadi, tapi budaya nasional," ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga berpesan kepada para calon administrator muda agar tidak menutup diri dari perkembangan inovasi dan teknologi karena kedua hal itu akan menjadi tumpuan administrasi pemerintahan modern yang transparan dan dapat diakses seluruh masyarakat.

Pembukaan Temu Administrator Muda Indonesia Ke-12 juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns Wapres JK

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top