Banten Bentuk TPKAD dan Satgas Waspada Investasi

Pemerintah Provinsi Banten dan Otoritas Jasa Keuangan akhirnya mengukuhkan pembentukan Mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Banten.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 02 Oktober 2016  |  13:10 WIB
Banten Bentuk TPKAD dan Satgas Waspada Investasi
Rano Karno - Antara

Bisnis.com, TANGERANG - Pemerintah Provinsi Banten dan Otoritas Jasa Keuangan akhirnya mengukuhkan pembentukan Mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Banten.

Tak hanya itu, pada kesempatan yang sama, pemprov dan OJK meresmikan pembentukan Tim Kerja Satgas Waspada Investasi dan Rakor Kelembagaan Keuangan Daerah Banten.

TPAKD merupakan forum koordinasi antarinstansi dan stakeholder yang bertujuan untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan hasil survei, ketersediaan akses keuangan di Provinsi Banten masih perlu ditingkatkan yang terlihat dari jumlah kantor Bank dan ATM yang masih terbatas serta masih banyak penduduk yang minim memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

"Pembentukan TPAKD Provinsi Banten ini merupakan dukungan nyata OJK bagi Banten dalam mendorong pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan akses keuangan masyarakat dan UMKM,” kata anggota Dewan Komisioner OJK Nurhaida, mengutip keterangan resminya, Minggu (2/10/2016).

Nurhaida menambahkan pembentukan TPAKD Provinsi Banten diharapkan dapat mempercepat dan memperluas akses masyarakat terhadap jasa keuangan di antaranya program ketahanan pangan, pengembangan sistem keuangan daerah, pembiayaan kepada UMKM dan ekonomi kreatif serta mengedukasi dan literasi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno mengakui adanya kesenjangan yang tinggi antara kota dan kabupaten di Provinsi Banten dari sisi ketersediaan akses keuangan. Dirinya mencontohkan hanya terdapat tiga kantor bank dan 15 ATM setiap 1 km wilayah di Kota Tangerang, sedangkan hanya 1 kantor setiap 7 km wilayah di Kota Serang.

“Jasa layanan keuangan di Kota Tangerang jauh lebih tinggi dibandingkan Kabupaten lain seperti Lebak, Pandeglang dan Serang yang masih sangat terbatas dalam kepemilikan rekening, pihak ketiga maupun kredit,” ucap Rano.

Pembentukan TPAKD dan Satgas Waspada Investasi, menurutnya, merupakan solusi yang tepat dalam penanganan permasalahan-permasalahan keuangan di Provinsi Banten, salah satunya dengan implementasi pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Banten sebagai bentuk langkah dari TPAKD.

“Artinya adanya manfaat nyata atas keberadaan forum koordinasi ini dalam rangka mencapai misi Provionsi Banten di tahun 2017 yaitu pemantapan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banten

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top