Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BOM THAILAND: Pelaku Sedikitnya 20 Orang

Pihak Kepolisian Thailand mengatakan sedikitnya 20 orang terlibat dalam serangkaian aksi pengeboman yang terjadi di wilayah selatan negara tersebut pada awal bulan ini.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 22 Agustus 2016  |  14:11 WIB
Keluarga korban yang tewas dalam ledakan bom di Thailand, Waraporn Changtam, berdoa saat pemakaman korban secara agama Budha di Provinsi Nonthaburi, Thailand - Reuters
Keluarga korban yang tewas dalam ledakan bom di Thailand, Waraporn Changtam, berdoa saat pemakaman korban secara agama Budha di Provinsi Nonthaburi, Thailand - Reuters

Kabar24.com, BANGKOK -  Pihak Kepolisian Thailand mengatakan, sedikitnya 20 orang terlibat dalam serangkaian aksi pengeboman yang terjadi di wilayah selatan negara tersebut pada awal bulan ini.

Kepala Kepolisian Nasional Thailand Jakthip Chaijinda mengatakan, polisi belum menemukan motif serangan tersebut, dan percaya bahwa kebanyakan pelaku berasal dari provinsi berpenduduk mayoritas Muslim di wilayah selatan Thailand.

 “Kami tahu dari mana mereka dan kemana mereka pergi. Kami percaya ada sedikitnya 20 orang yang terlibat dalam jaringan ini,” sebut Jakthip seperti dikutip dari Reuters, Senin (22/8/2016).

Sejauh ini, tidak ada kelompok yang mengklaim serangkaian serangan bom pada 11 dan 12 Agustus di beberapa lokasi wisata di Selatan Thailand yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya.

Insiden tersebut terjadi beberapa hari setelah Thailand memilih untuk menerima konstitusi yang didukung militer dalam sebuah referendum tingkat nasional.

Pihak kepolisian dan pemerintah mengesampingkan keterlibatan militan luar negeri dalam beberapa jam setelah serangan terjadi dan bersikeras bahwa pelakunya merupakan warga Thailand sendiri.

Jakthip mengatakan, dia tidak bisa mengkonfirmasi apakah serangan tersebut merupakan kelanjutan dari pemberontakan di provinsi-provinsi selatan yang berbatasan dengan Malaysia di mana sekelompok warga Melayu Malaysia terlibat dalam perang berdarah yang telah menewaskan 6.500 orang sejak 2004.

Namun, pekan lalu, Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan mengatakan aksi bom tersebut bukanlah merupakan bagian dari pemberontakan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

thailand bom pemberontak

Sumber : Reuters

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top