Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabareskrim Mabes Polri Temui Pimpinan KPK

Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Inspektur Jenderal Pol Ari Dono Sukmanto menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin untuk meningkatkan kerja sama kedua institusi.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 18 Juli 2016  |  18:07 WIB
Kabareskrim-Komjen Pol Anang Iskandar bersalaman dengan Irjen Pol. Ari Dono usai serah terima jabatan Kabareskrim - Bisnis/Dewi A. Zuhriyah.jpg
Kabareskrim-Komjen Pol Anang Iskandar bersalaman dengan Irjen Pol. Ari Dono usai serah terima jabatan Kabareskrim - Bisnis/Dewi A. Zuhriyah.jpg

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Inspektur Jenderal Pol Ari Dono Sukmanto menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin untuk meningkatkan kerja sama kedua institusi.

"Kami ingin ke depan KPK dan Polri lebih meningkatkan sinergi agar harapan masyarakat bisa diwujudkan dengan baik," ujar Ari Dono usai pertemuan tersebut.

Dia mengatakan, bentuk pembicaraan kerja sama itu diantaranya terkait dengan penyidikan kasus di KPK.

Kabareskrim mengatakan, sekiranya kasus yang ditangani KPK terlalu banyak, lembaga antikorupsi tersebut bisa membaginya dengan Polri ataupun kejaksaan.

"Apa yang menjadi beban itu akan kita tangani bersama," kata Ari.

Adapun beberapa hal lain yang dibahas dalam pertemuan dengan pimpinan KPK tersebut adalah tentang rencana pembangunan gedung baru Bareskrim Mabes Polri dan terkait penambahan penyidik KPK.

"Penambahan itu juga dibicarakan dan akan dilakukan bertahap," kata Ari.

Dia menambahkan, pertemuan tersebut tidak secara khusus membicarakan kasus yang sedang ditangani KPK.

Vaksin Palsu Sementara itu, Ari Dono menolak memberikan keterangan apapun mengenai perkembangan kasus vaksin palsu yang ditangani kepolisian.

Tanpa memberikan komentar terkair kasus yang cukup menggemparkan tersebut, Ari Dono berlalu masuk ke dalam mobil dan langsung meninggalkan gedung KPK.

Terkait kasus vaksin palsu, Badan Reserse Kriminal Markas Besar (Bareskrim Mabes) Polri telah menetapkan 20 tersangka dan 16 orang diantaranya telah ditahan.

Kementerian Kesehatan pada Kamis (14/7) juga telah merilis daftar 14 rumah sakit (RS), enam bidan dan dua klinik yang terbukti menggunakan vaksin palsu.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian mengimbau masyarakat menyerahkan penanganan kasus vaksin palsu kepada aparat penegak hukum dan jangan main hakim sendiri melalui tindakan demonstrasi yang rusuh.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabareskrim KPK vs Polri

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top