PASCA BREXIT: Negara Uni Eropa Diharapkan Tidak Kucilkan Inggris

Negara-negara Eropa yang tergabung dalam zona Euro diharapkan tidak mengucilkan Inggris pasca Brexit serta tidak memanfaatkannya untuk memikat bisnis yang berpotensi pergi dari Negeri Ratu Elizabeth.
Surya Rianto | 02 Juli 2016 14:51 WIB
Memantau pergerakan saham usai Brexit - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Negara-negara Eropa yang tergabung dalam zona Euro diharapkan tidak mengucilkan Inggris pasca Brexit serta tidak memanfaatkannya untuk memikat bisnis yang berpotensi pergi dari Negeri Ratu Elizabeth.

Michel Sapin, Menteri Keuangan Prancis, mengatakan negara-negara uni Eropa tidak harus mengadopsi sikap pembagian rampasan kepemikan Inggris saat masih berada dalam zona Euro. Menurutnya, kalau itu tetap dilakukan akan menjadi sebuah kesalahan besar dan berbahaya.

"Semua orang harus menghormati pilihan masyarakat Inggris," ujarnya seperti dilansir Reuters pada Sabtu (2/7).

Sapin mengatakan para negara Euro sebaiknya tidak memaksa beberapa  perusahaan untuk langsung meninggalkan Inggris. "Jika mereka [perusahaan-perusahaan tersebut] harus melakukannya, biarlah mereka melakukannya sendiri tanpa ada intervensi," ujarnya.

Di sisi lain, Paris disebut akan menjadi tuan rumah European Banking Authority yang sebelumnya bertempat di London.

"Apakah Paris bisa menjadi tuan  rumah European Banking Authority? waktu yang akan menjawab," ujar Sapin.

Sumber : Reuters

Tag : internasional
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top