Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perdana Menteri Kamboja Didenda Gara-gara Tak Pakai Helm

Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen pada Jumat (24/6/2016) membayar denda kepada kepolisian lalu lintas, karena dia tak memakai helm saat mengendarai motor pekan lalu di provinsi barat daya, Koh Kong.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Juni 2016  |  14:27 WIB
Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen (ANTARA FOTO - Subekti)
Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen (ANTARA FOTO - Subekti)

Kabar24.com, JAKARTA - Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen pada Jumat (24/6/2016) membayar denda kepada kepolisian lalu lintas, karena dia tak memakai helm saat mengendarai motor pekan lalu di provinsi barat daya, Koh Kong.

Sang perdana menteri, dengan mengenakan helm, pada Jumat pagi mengendarai sepeda motor dari kediamannya di dekat Monumen Kemerdekaan di Phnom Penh ke sebuah pos polisi, yang berlokasi 500 meter dari rumahnya untuk membayar denda.

Lembaran tilang lalu lintas bertanggal 18 Juni dikeluarkan oleh Letnan Satu Sun Nem, petugas polisi lalu lintas di distrik Sre Ambel Provinsi Koh Kong.

Menurut Sun Nem, dia melihat ada satu pengendara motor bernama Hun Sen yang melanggar undang-undang lalu lintas pasal 6 dan kemudian menjatuhkan denda kepada si pelanggar tersebut sebesar 15.000 riel (sekitar 50 ribu rupiah).

Ketika berbicara kepada media setelah membayar uang tilang, PM Hun Sen mengatakan, hukum tidak boleh membedakan siapa yang melanggarnya, bahkan jika seorang perdana menteri pun atau para anggota parlemen.

"(Kita) tidak boleh mnggunakan hak-hak kekebalan sebagai perdana menteri atau anggota parlemen untuk berlindung dari kesalahan yang kita perbuat," ujarnya.

"Menghormati undang-undang lalu lintas berarti bahwa kita menghormati nyawa kita dan nyawa orang lain, jadi hukum harus ditegakkan secara adil."

Kasus surat tilang itu muncul setelah sang perdana menteri berkunjung ke provinsi Koh Kong pada 18 Juni. Di provinsi itu, secara tak terduga Hun Sen mendatangi seorang pengendara taksi motor di pinggir jalan. Dia kemudian mengendari motor tersebut bersama sang pemiliknya untuk bersenang-senang. Ia memacu motor sepanjang 250 meter tanpa menggunakan helm.

Pada Senin, Hun Sen secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang dibuatnya setelah para pengguna Facebook mencemoohnya karena tidak menggunakan helm saat mengendari motor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kamboja denda

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top