Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Putin Desak Uni Eropa Bergabung dalam Kemitraan Eurasia

Bisnis.com, ST. PETERSBURGH -- Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat menyerukan Uni Eropa (EU) untuk melupakan perbedaan politik dengan Moskow dan bergabung dengan kemitraan Eurasia
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 18 Juni 2016  |  04:52 WIB
Putin Desak Uni Eropa Bergabung dalam Kemitraan Eurasia
Presiden Rusia Vladimir Putin. - Reuters
Bagikan

Kabar24.com, ST PETERSBURGH - Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (17/6/2016) menyerukan Uni Eropa (EU) untuk melupakan perbedaan politik dengan Moskow dan bergabung dengan kemitraan Eurasia.

"Kami tak lagi miliki dendam, dan kami siap untuk bertemu dengan mitra Eropa kami. Hal ini pastinya tidak bisa berjalan satu arah saja," kata Putin pada sesi pleno selama Forum tahunan St. Petersburg International Economic dalam upayanya mengajak kedua belah pihak melakukan pemulihan hubungan.

Hubungan antara Rusia dan Uni Eropa memburuk setelah bergabungnya Amerika Serikat dalam menjatuhkan beberapa sanksi terhadap Rusia atas pengambilalihan dari Crimea dan keterlibatan dalam krisis Ukraina sejak 2014.

Putin mengatakan salah satu langkah awal untuk memulihkan hubungan keduanya adalah menciptakan negosiasi perdagangan yang komprehensif dan kemitraan ekonomi di Eurasia antara Uni Ekonomi Eurasia dan China.

"Proyek ini tidak diragukan lagi terbuka untuk Eropa. Dan saya percaya interaksi tersebut dapat saling menguntungkan," katanya.

Berkenaan dengan hubungan Moskow dan Barat, yang telah meregang sejak akhir Perang Dingin, Putin mengatakan konfrontasi global seharusnya tidak menjadi dasar pengembangan hubungan internasional. "Baik Moskow maupun pihak lain tak ingin adanya Perang Dingin baru," katanya.

Pemimpin Rusia mendesak Washington untuk tidak menekan Uni Eropa dalam kerja sama dengan Rusia nantinya dan berjanji bahwa Kremlin siap untuk bekerja dengan presiden AS terpilih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vladimir putin

Sumber : Xinhua

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top