Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Mobil di Riau Tertolong LCGC

Sejumlah diler mobil di Provinsi Riau merasakan langsung dampak pelemahan ekonomi yang menyebabkan anjloknya permintaan mobil.
Gemal Abdel Nasser P, Arif Gunawan
Gemal Abdel Nasser P, Arif Gunawan - Bisnis.com 08 Juni 2016  |  14:55 WIB
Penjualan Mobil di Riau Tertolong LCGC
Sejumlah mobil terbaru dari berbagai merek dipamerkan di pusat perbelanjaan

Kabar24.com, PEKANBARU – Sejumlah diler mobil di Provinsi Riau merasakan langsung dampak pelemahan ekonomi yang menyebabkan anjloknya permintaan mobil.

Meski demikian angka penjualan kendaraan roda empat daerah itu terbantu dengan peningkatan minat konsumen atas mobil murah atau low cost green car (LCGC).

Pimpinan Wilayah diler mobil Suzuki wilayah Riau PT Sejahtera Buana Trada Agustan mengatakan perlambatan ekonomi membuat penjualan mobil segmen komersial yang selama ini menjadi andalan pabrikan itu ikut tergerus.

“Penjualan segmen komersial ikut melambat akibat dampak pelemahan ekonomi khususnya sektor perkebunan, sekarang beberapa leasing mitra kami sedang banyak penarikan [mobil komersil],” katanya kepada Bisnis, Rabu (8/6).

Dia mencontohkan salah satu diler yang dikelola pihaknya yaitu Suzuki Kerinci yang komposisi penjualannya 70% kendaraan komersial dan sisanya passenger car, kini berbalik menjadi 70% passenger car dan sisanya komersial.

Kontribusi paling besar dari peningkatan mobil segmen penumpang itu kata Agustan, adalah mobil murah atau LCGC dari Suzuki yaitu Wagon R. Diakuinya salah satu alasan konsumen melakukan pembelian mobil itu karena harganya terjangkau.

Dia menilai peningkatan permintaan mobil penumpang dalam satu bulan terakhir juga erat kaitannya dengan momen Ramadan dan Lebaran yang biasanya identik dengan kendaraan baru.

Sehingga pertimbangan konsumen yang ingin membeli mobil baru, tetapi karena kondisi ekonomi yang tidak terlalu baik sehingga menurunkan pilihan pembelian mobilnya ke segmen mobil LCGC.

“Daripada gak jadi beli mobil, dan memang mobil LCGC dari Suzuki punya banyak keunggulan, salah satunya fungsional dan sangat cocok sebagai mobil keluarga, sekarang anak muda juga banyak yang pakai,” katanya.

Sementara itu General Manager diler mobil Honda wilayah Riau PT Kertajaya Utama Group Ricky W. Anwar mengatakan segmen mobil murah Honda sangat tinggi peminatnya, sementara unit yang bisa didistribusikan kepada konsumen sangat terbatas.

“Belum lagi dengan peluncuran unit terbaru New Honda Brio RS ini, sekarang pemesanan sudah di atas angka 500,” katanya.

Dari data pihaknya, jumlah penjualan Honda Brio semua tipe yaitu Brio Satya dan Brio RS sudah mencapai 268 unit hingga pekan ketiga Mei, sedangkan jumlah pemesanan unit (indent) lebih dari 280 unit.

Tingginya permintaan ini kata dia, cukup membuat daftar tunggu distribusi unit Honda Brio kian panjang. Sehingga konsumen yang melakukan pembelian saat ini, baru bisa mendapatkan unitnya pada Juni saat ini atau Juli mendatang.

“Kami tetap mengupayakan konsumen bisa menggunakan mobil barunya pada saat Lebaran nanti,” katanya.

Adapun total penjualan mobil LCGC Suzuki pada 2015 lalu mencapai  251 unit, dan mengalami peningkatan penguasaan market share dari posisi 8% pada 2014 menjadi 10% di 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau penjualan mobil
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top