Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERUBAHAN IKLIM: Turunkan Emisi, China Dorong Amerika Sokong Negara Berkembang

China meminta Amerika untuk melakukan lebih banyak hal guna membantu negara berkembang dalam mengatasi perubahan iklim dan implementasi kesepakatan Paris mengenai efek rumah kaca.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 07 Juni 2016  |  15:34 WIB
PERUBAHAN IKLIM: Turunkan Emisi, China Dorong Amerika Sokong Negara Berkembang
Asap membubung dari cerobong-cerobong asap sebuah pabrik pemanas di Jilin, China - Reuters
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA— China mendorong Amerika untuk melakukan lebih banyak hal guna membantu negara berkembang dalam mengatasi perubahan iklim dan implementasi kesepakatan Paris mengenai efek rumah kaca.

Salah satu duta iklim dari China juga memuji AS untuk upayanya mengendalikan emisi yang merusak atmosfer bumi dan mencatat bahwa kedua negara bekerja sama untuk mengunci perjanjian Paris pada Desember.

 “Saya percaya pemerintah Amerika dapat berusaha lebih baik lagi, secara lebih khusus dengan mentransfer teknologi terkini untuk membantu negara berkembang dan menyediakan dana untuk meningkatkan kapabilitas mereka dalam menangkal perubahan iklim dan cuaca ekstrim,” kata Xie Zhenhua, perwakilan khusus China untuk perubahan iklim seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/6/2016).

Pernyataan tersebut merupakan pengingat mengenai pertentangan China dan AS pada 2010 mengenai penaggulangan perubahan iklim

Kerja sama pemerintahan presiden Barack Obama bersama dengan Xie dari China agar diskusi PBB mengenai iklim kembali digalakkan berbuah kesepakatan Paris di mana lebih dari 190 negara ikut dalam aksi sukarela untuk lingkungan.

Sementara itu, calon presiden dari partai Republik Donald Trump mempertanyakan ilmu yang melatarbelakangi perubahan iklim dan berjanji untuk membatalkan kesepakatan yang dirundingkan di Paris tersebut. Di pihak lain, Hillary Clinton yang berpotensi besar menjadi calon presiden dari partai Demokrat menyetujui kesepakatan Paris.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry, yang menjadi pengganti Clinton dalam jabatan tersebut mengatakan dalam sebuah acara berbeda di Beijing bahwa  mereka harus memenuhi perjanjian yang dibuat pada Desember lalu tersebut.

 “Kuncinya adalah memastikan bahwa kita melaksanakan perjanjian ini tahun ini,” kata Kerry.

Pemerintah Amerika telah berjanji untuk menurunkan emisi sebanyak 26% -28% pada 2025 dibandingkan dengan tingkat emisi pada 2005.

 “Kami sepenuhnya mengakui usaha yang dibuat oleh pemerintah AS mengenai hal ini,” kata Xie.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah China akan mendorong implementasi perjanjian Paris.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat perubahan iklim negara berkembang

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top