Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Autopsi Sudah Selesai, Ini Penyebab Kematian Gajah Yani

Kepala Balai Pengujian dan Penyelidikan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Jawa Barat Sri Mujiarti Ningsih menuturkan dugaan sementara penyebab kematian gajah sumatera bernama Yani di Kebun Binatang Bandung dikarenakan radang paru-paru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Mei 2016  |  16:24 WIB
Gajah Sumatra bernama Yani terbaring sakit di Kebun Binatang Bandung - Antara/Agus Bebeng
Gajah Sumatra bernama Yani terbaring sakit di Kebun Binatang Bandung - Antara/Agus Bebeng

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Balai Pengujian dan Penyelidikan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Jawa Barat Sri Mujiarti Ningsih menuturkan dugaan sementara penyebab kematian gajah sumatera bernama Yani di Kebun Binatang Bandung dikarenakan radang paru-paru.

"Hasil nekropsi kami tadi, organ yang berubah adalah paru-paru, ada perubahan juga pada organ limpa dan organ hati. Dan ini semua masih dugaan sementara. Kemungkinan radang paru-paru, di limpa juga ada bintil, di hati juga ada peradangan. Mungkin itu yang menjadi penyebab kematiannya," kata Sri di Bandung, Kamis.

Ia mengatakan untuk mengetahui pasti penyebab kematian gajah ini tim dokter gabungan harus melakukan pengujian di laboratorium milik Rumah Sakit Hewan Provinsi Jawa Barat di Cikole, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut dia proses nekropsi yang diketuai oleh drh Yohana dari Tim Dokter Taman Safari berlangsung selama hampir dua jam yakni dari pukul 09.00 - 11.00 WIB.

Lebih lanjut ia mengatakan Yayasan Taman Margasatwa Tamansari Baru selaku pengelola Kebun Binatang Bandung juga harus memperbaiki kualitas pakan/makanan untuk satwanya terutama untuk gajah.

Gajah Yani dinyatakan mati pada Rabu sekitar pukul 18.00 WIB di Kebun Binatang Bandung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gajah

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top