Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa 4,5 SR Guncang Mataram

Gempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Mataram, Kamis, pukul 17.34 WITA namun tidak ada potensi tsunami akibat gempa itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Maret 2016  |  18:14 WIB
Gempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Mataram, Kamis (31/3/2016), pukul 17.34 WITA namun tidak ada potensi tsunami akibat gempa itu. - Ilustrasi
Gempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Mataram, Kamis (31/3/2016), pukul 17.34 WITA namun tidak ada potensi tsunami akibat gempa itu. - Ilustrasi

Bisnis.com, MATARAM -  Gempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Mataram, Kamis (31/3/2016), pukul 17.34 WITA namun tidak ada potensi tsunami akibat gempa itu.

Stasiun Geofisika Mataram menyebutkan lokasi gempa bumi berada di 8.52 Lintang Selatan - 115.99 Bujur Timur.

Gempa bumi tersebut berada di 17 kilometer (km) barat laut Mataram, pada kedalaman 12 km.

Menurut Stasiun Geofisika Mataram, gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, meskipun terjadi di laut.

Getaran gempa yang terjadi ketika hujan lebat mengguyur Kota Mataram tidak hanya dirasakan oleh warga ibu kota Provinsi NTB, tapi juga terasa hingga Denpasar, Bali.

Getaran gempa di Denpasar mencapai 2-3 "modified mercalli intensity", (MMI), tapi kalau di Mataram, lebih besar, yakni 3-4 MMI karena lokasi pusat gempa.

Akibat gempa bumi tersebut, sejumlah warga Kota Mataram, berhamburan keluar rumah meskipun dalam kondisi hujan lebat demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Getarannya hanya beberapa detik saja, tapi membuat kami panik dan berlari keluar rumah dari dalam kamar," tutur Nurlia, warga Kelurahan Kebon Sari, Kota Mataram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top