Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oknum Polisi Pemeras Terancam Dipecat

AKBP Pentus Napitupulu oknum polisi pemeras bos karoke di Bandung terancam dipecat
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 01 Maret 2016  |  07:24 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- AKBP Pentus Napitupulu oknum polisi pemeras bos karaoke di Bandung, Jawa Barat, terancam dipecat sehubungan vonis 4 tahun 8 bulan yang diperolehnya.

Inspektur Pengawasan Umum Polri Komisaris Jenderal Pol. Dwi Priyatno mengatakan setelah vonis itu pihaknya akan segera menyidangkan Pentus di
Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP).

"Kita akan segera gelar sidangnya. Jadwal sidang pun sudah dibuat Divisi Propam. Insya Allah tidak akan terlalu lama lagi," katanya, Senin (29/2).

Dwi mengungkapkan bila terbukti bersalah dalam sidang etik itu, Pentus terancam pemecatan yakni pemberhentian dengan tidak hormat. Ketika dipecat yang bersangkutan tidak memiliki hak memperoleh gaji dan pensiunan dari kepolisian.

Seperti diberitakan mantan Kanit III Subdit IV Direktorat IV Narkoba Bareskrim itu di vonis Majelis hakim di Pengadilan Tipikor Bandung penjara selama 4 tahun 8 bulan pada Senin (29/2).

Jaksa sebelumnya menuntut Pentus 7 tahun penjara dan denda 200 juta dan subsider kurungan 6 bulan penjara.

Aksi PN diketahui setelah melakukan penggeledahan di diskotek, enggan diamankan pemiliki menawari oknum polisi itu dengan imbalan Rp5 miliar.

Kemudian pada 22 Juni lalu, penyidik Bareskrim menetapkan PN sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oknum polisi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top