Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontaminasi Plastik dalam Cokelat Snickers, Mars Tarik Produknya di 55 Negara

Mars Inc menarik cokelat batangan dan produk lainnya di 55 negara, utamanya di Eropa, karena munculnya risiko tersedak setelah sepotong plastik ditemukan di produk Snickers di Jerman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Februari 2016  |  14:43 WIB
Cokelat Mars dan Snickers - Reuters
Cokelat Mars dan Snickers - Reuters

Kabar24.com, FRANKFURT -  Mars Inc menarik cokelat batangan dan produk lainnya di 55 negara, utamanya di Eropa, karena munculnya risiko tersedak setelah sepotong plastik ditemukan di produk Snickers di Jerman.

Semua produk yang ditarik dari peredaran, yang meliputi Snickers dan Milky Bars dari Mars yang dibuat di sebuah pabrik di Veghel, Belanda, menurut juru bicara Mars.

Produk tersebut dijual di negara-negara Eropa termasuk Jerman, Prancis, dan Inggris, serta beberapa negara di Asia.

Penarikan tersebut dilakukan sejak Senin menyusul keluhan yang disampaikan 8 Januari lalu oleh seorang konsumen di Jerman yang menemukan plastik berwarna merah dalam cokelat Snickers dan mengirimkannya kembali ke perusahaan.

"Kami tidak yakin kalau plastik ini hanya ditemukan pada Snickers tertentu," kata juru bicara Mars Belanda seperti dikutip kantor berita Reuters.

"Kami tidak ingin ada produk di pasar yang tidak sesuai standar kualitas kami, jadi kami memutuskan menarik semua kembali."

Masih belum jelas seberapa besar kerugian akibat penarikan kembali yang harus ditanggung perusahaan, yang tidak terdaftar di bursa sehingga tidak membuka detail informasi keuangannya.

Juru bicara perusahaan menolak berkomentar mengenai dampak finansial penarikan kembali produk yang untuk pertama kalinya dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Jeda waktu antara keluhan konsumen dan penarikan kembali bukan hal yang tidak wajar karena perusahaan sering menerima pemberitahuan, beberapa di antaranya penipuan, tentang benda asing dalam makanan, kata Stephen Robb, seorang mitra di Weightmans LLP di Leicester, yang mewakili perusahaan dan penjamin mereka untuk masalah pertanggungjawaban produk.

Penarikan produk bisa menjadi pukulan pada reputasi dan finansial perusahaan, seperti apa yang dialami Nestle tahun lalu, ketika mereka terpaksa menarik mi Maggi dari India setelah satu kemasan mi dengan kandungan timbal yang tak aman.

Cadbury tahun 2006 menarik lebih dari satu juta batang cokelat setelah wabah salmonela, membuat perusahaan harus mengeluarkan biaya sekitar 20 juta ponsterling.

Mars Belanda menyatakan mereka bekerja sama dengan otoritas keamanan makanan Belanda dalam masalah itu.

Penarikan kembali itu dilakukan pada semua produk Mars dan Snickers, Milky Way Minis, dan Miniatures serta boks-boks produk edisi spesial perayaan dengan tanggal kadaluwarsa antara 19 Juni 2016 hingga 8 Januari 2017. Tanggal itu bisa tidak sama di beberapa negara menurut juru bicara perusahaan.

Mars, yang berpusat di Mount Olive, New Jersey, adalah salah satu perusahaan makanan terbesar dunia dengan 29 merek cokelat termasuk M&M's, Galaxy, Twix, Bounty dan Maltesers. Selain cokelat, Mars membuat permen karet Wrigley, Uncle Ben's Rice, saus pasta Dolmio dan makanan hewan piaraan Pedigree.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cokelat

Sumber : Antara

Editor : Andhina Wulandari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top