Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenpar Sambut Wisman China di Bali

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyambut rombongan wisatawan dari China yang datang ke Bali untuk menikmati liburan hari raya Imlek.
Natalia Indah Kartikaningrum (K12)
Natalia Indah Kartikaningrum (K12) - Bisnis.com 11 Februari 2016  |  06:46 WIB
Kemenpar Sambut Wisman China di Bali
Rombongan wisman asal China yang sedang menikmati makan malam dan hiburan di salah satu restoran di Denpasar usai disambut kedatangannya oleh Kemenpar. - Bisnis.com/Natalia Indah Kartikaningrum
Bagikan

Kabar24.com, DENPASAR - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyambut rombongan wisatawan dari China yang datang ke Bali untuk menikmati liburan hari raya Imlek.

I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, mengatakan penyambutan ini merupakan sebuah bentuk keramahtamahan orang Indonesia, khususnya Bali dalam menyambut wisatawan.

“Tujuannya adalah setelah kembalinya mereka dari Indonesia, tamu-tamu asal China tersebut bisa mewartakan kepada keluarga, sanak saudaranya, maupun sahabat yang ada di China untuk datang ke Indonesia dan khususnya ke Bali. Ini sebagai bentuk promosi juga melalui mereka di negaranya sendiri,” tuturnya saat ditemui di sela-sela acara penyambutan wisman China, Rabu (10/2/2016).

Menurutnya, Bali menjadi salah satu destinasi pariwisata favorit wisatawan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

“Ditambah lagi saat libur Imlek sekarang ini ada 65 charter flight dari 11 kota di China yang membawa 23.000 wisman dari China untuk datang ke Bali dan ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah mendapatkan tempat yang luar biasa di China,” paparnya.

Sejak 2015, pihaknya memang giat berpromosi untuk merayakan Imlek di Indonesia. Promosi pun semakin gencar dilakukan sejak akhir tahun lalu hingga Januari 2016.

“Masyarakat di sebelah utara seperti Beijing dan provinsi Heilongjiang memang masih dingin di kisaran minus 15 derajat celcius. Mereka lebih suka merayakan Imiek di daerah hangat dan Indonesia adalah tempat yang paling ideal, terutama Bali sangat dikenal di sana,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisatawan manca negara
Editor : Andhina Wulandari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top