Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Angka Kemiskinan, Pemerintah Akan Pakai Basis Data Terpadu

Polemik politisasi data kemiskinan segera usai seiring rencana pemerintah menetapkan penggunaan basis data terpadu oleh seluruh kementerian/lembaga untuk menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 04 Februari 2016  |  17:40 WIB
Angka Kemiskinan, Pemerintah Akan Pakai Basis Data Terpadu
Pendudukan di kawasan daerah tertinggal - Bisnis Indonesia
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA—Polemik politisasi data kemiskinan segera usai seiring rencana pemerintah menetapkan penggunaan basis data terpadu oleh seluruh kementerian/lembaga untuk menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat.

 “Jadi harus satu jalur data, data itu dibagikan supaya jangan berbeda-beda data, tergantung kebutuhannya,”ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Kamis(4/2/2016).

Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa menyebutkan pihaknya akan menerbitkan surat keputusan terkait penggunaan basis data terpadu itu pekan depan.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penyedia wajib menyerahkan data kemiskinan kepada Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang akan mengolah dan mengklasifikasikan data masyarakat berdasarkan lapisan kondisi ekonomi.

Selanjutnya, seluruh kementerian harus menggunakan data yang sama untuk menjalankan program sosialnya. Alhasil, penyaluran bantuan bisa lebih tepat sasaran dan tak akan terjadi lagi perdebatan tentang perbedaan jumlah masyarakat miskin.

Kepala BPS Suryamin mengaku, sebenarnya selama ini seluruh kementerian/lembaga menggunakan data kemiskinan dari sumber yang sama. Hanya saja, beberapa pihak mengembangkan dan mengolah data secara parsial sehingga terjadi perbedaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tnp2k angka kemiskinan bantuan sosial
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top