Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Janji Tambah Kuota Haji 10.000 Jamaah, Pemerintah akan Tagih Raja Salman

Kementerian Agama tetap mengupayakan kuota haji bisa bertambah 10.000 jemaah pada tahun ini meskipun belum ada respons dari Pemerintah Arab Saudi.n
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 29 Januari 2016  |  16:13 WIB
Jemaah haji di Mina - Reuters
Jemaah haji di Mina - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Agama tetap mengupayakan kuota haji bisa bertambah 10.000 jemaah pada tahun ini meskipun belum ada respons dari Pemerintah Arab Saudi.

Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama mengatakan kepastian kuota haji tahun ini akan ditentukan dalam MoU antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi 6 Maret mendatang.

Dia memperkirakan kuota haji yang akan diberikan tahun ini tidak berubah dengan kuota tahun lalu yaitu sebanyak 168.000 jemaah.

Namun, pihaknya tetap berharap pemerintah Saudi menambah 10.000 jemaah seperti yang pernah dijanjikan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz kepada Presiden Joko Widodo.

“Mudah-mudahan ya, kemungkinan tambahan 10.000 jemaah masih akan terus kami upayakan,” katanya seusai peresmian Masjid Fatahillah di Balai Kota, Jumat (29/1/2016).

Bersamaan dengan proyek perluasan Masjidil Haram, kuota haji setiap negara yang melakukan haji dipotong 20% sejak 2013. Dari saat itu, Indonesia hanya mendapat kuota 168.000 jamaah dari sebelumnya 210.000 jamaah dalam setahun.

Dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi pada akhir tahun lalu, Raja Salman sepakat memberikan tambahan kuota haji Indonesia sebesar 10.000 jamaah pada tahun ini atau menjadi 178.000 jamaah.

Kendati demikian, beredar kabar kuota haji 2016 masih akan dipotong 20% karena renovasi Masjidil Haram belum tuntas. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuota haji
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top