Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Komentar Kabareskrim Soal Penetapan Tersangka Dirut Pelindo II R.J. Lino

Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 23 Desember 2015  |  13:14 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Anang Iskandar. - Bisnis
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Anang Iskandar. - Bisnis

Kabar24, JAKARTA - Kabareskrim Komjen Anang Iskandar menganggap wajar penetapan tersangka Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) 2010‎.

Menurunya, komisi antirasuah itu sudah lebih dahulu mengusut kasus yang terjadi di tubuh perusahaan pelat merah itu, sementara pengusutan dugaan korupsi pengadaan crane baru-baru ini. 

"RJ Lino berproses terus di Bareskrim. KPK kan menyelidiki sudah lima tahun sejak 2010 kalau kami kan baru satu tahun," kata Anang, Rabu (23/12/2015).

Anang mengatakan hingga kini penyidik terus bekerja mengumpulkan fakta dan bukti untuk mengembangkan kasus yang telah menjerat Direktur Teknik Pelindo II Ferialdy Noerlan itu sebagai tersangka.  "Tunggu aja, sabar," katanya. 

Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) pada tahun 2010 di Badan Usaha Milik Negara tersebut.

"RJL [RJ Lino] selaku Direktur Utama PT Pelindo II diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi," ujar Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, Jumat (18/12/2015).

Penetapan tersangka tersebut didasari dua alat bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan kasus ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabareskrim
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top