Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasib Matrix Ditentukan Pekan Depan

Jika perbaikan proposal perdamaian perusahaan yang saat ini sedang dalam masa penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) itu tidak disetujui, maka Matrix akan semakin dekat dengan kepailitan.
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 10 Desember 2015  |  23:10 WIB
Matrix Indo Global.
Matrix Indo Global.

Kabar24.com, JAKARTA—Nasib PT Matrix Indo Global akan ditentukan pekan depan. Jika perbaikan proposal perdamaian perusahaan yang saat ini sedang dalam masa penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) itu tidak disetujui, maka Matrix akan semakin dekat dengan kepailitan.

Salah satu pengurus matrix Nuzul Hakim mengatakan para kreditur akan melakukan pemungutan suara atau voting pada 17 Desember 2015. “Hari ini masih pembahasan perbaikan proposal, minggu depan baru voting,” ujarnya, Kamis (10/12/2015).

Jika para kreditur masih tidak setuju dengan perbaikan yang ditawarkan, kedua debitur hanya memiliki waktu 15 hari lagi untuk memperbaiki proposal. Apabila tak kunjung berdamai, maka Matrix akan pailit. Hingga saat ini, tagihan tetap yang sudah diakui oleh debitur sebesar Rp202 miliar yang berasal dari 53 kreditur.

Sebelumnya, perbaikan proposal perdamaian yang ditawarkan PT Matrix Indo Global dinilai semakin tak menarik oleh para kreditur. Pasalnya, dalam proposal perdamaian yang baru itu, jangka waktu pelunasan utang menjadi semakin lama dari sebelumnya.

Utang sejumlah kreditur yang tadinya akan dilunasi selama dua tahun, menjadi delapan tahun. “Sementara kreditur bank, dilunasi selama 32 tahun, padahal sebelumnya 16 tahun,” kata Nuzul. Oleh sebab itu, kedua perusahaan tersebut diberi perpanjangan masa PKPU selama 60 hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Matrix
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top