Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OECD Rekomendasikan Belanda Tingkatkan Pertanian Berkelanjutan

OECD menyarankan Belanda untuk memfokuskan kebijakannya pada peningkatan inovasi dan kinerja yang berkelanjutan pada sistem makanan dan pertanian di negara tersebut
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 27 November 2015  |  19:49 WIB
Kabar24.com, JAKARTA -- OECD menyarankan Belanda untuk memfokuskan kebijakannya pada peningkatan inovasi dan kinerja yang berkelanjutan pada sistem makanan dan pertanian di negara tersebut.
 
OECD menyatakan makanan dan sistem pertanian di Belanda merupakan sistem yang inovatif dan berorientasi ekspor. Tak hanya itu, namun juga memiliki nilai tambah yang tinggi terkait dengan rantai makanan dan merupakan penyumbang ekspor besar bagi sejumlah produk.
 
"Sistem inovasi pertanian menjadi sangat sukses dalam membantu sektor pertanian di Belanda mencapai kinerja ekonomi tinggi," kata Ken Ash, Direktur Perdagangan dan Pertanian OECD dalam rilisnya, Jumat (27/11/2015).
 
Laporan terbaru OECD 'Innovation, Agricultural Productivity and Sustainability in the Netherlands' meneliti soal negara tersebut yang melakukan inovasi di sektor pangan dan pertanian yang menjadi lebih produktif dan ramah lingkungan.
 
Laporan itu juga merekomendasikan Belanda untuk membangun visi jangka panjang terkait dengan kebijakan dan inovasi investasi pertanian yang menyatukan produktivitas dan keberlanjutan sumber daya.
 
Selain itu, OECD juga merekomendasikan untuk mendorong kolaborasi swasta dan publik sambil terus menargetkan program kebijakan pertanian terhadap peningkatan kapasitas untuk adopsi praktik inovatif. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanda oecd
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top