Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Sektor yang Masih Menyumbang Lapangan Kerja di RI

Badan Pusat Statistik mencatat penduduk bekerja pada Agustus 2015 tercatat sebanyak 114,8 juta orang.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 05 November 2015  |  19:08 WIB
Pertanian
Pertanian
Kabar24.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatat penduduk bekerja pada Agustus 2015 tercatat sebanyak 114,8 juta orang.
 
Jumlah tersebut mengalami pengurangan sebanyak 6 juta orang dibandingkan Februari 2015 dan bertambah sebanyak 190.000 orang dibandingkan Agustus 2014.
 
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Surhariyanto mengatakan struktur lapangan pekerjaan hingga Agustus 2015 tidak mengalami perubahan.
 
"Sektor pertanian, perdagangan, jasa kemasyarakatan, dan industri masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja di Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung BPS, Kamis (5/11/2015).
 
Apabila dibandingkan dengan keadaan Agustus 2014, lanjutnya, penduduk bekerja menibgkat terutama pada sektor konstruksi sebanyak 930.000 orang atau 12,77%, sektor perdagangan sebanyak 850.000 orang atau 3,42%, dan keuangan sebanyak 240.000 orang atau 7,92%.
 
"Sektor yang mengalami penurunan yakni sektor pertanian sebanyak 1,2 juta orang 3,13%, sektor jasa kemasyarakatan atau perorangan sebanyak 480.000 orang atau 2,61% dan sektor lainnya sebanyak 120.000 orang atau sebesar 6,94%," kata Surhariyanto.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lapangan kerja penyerapan tenaga kerja
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top