Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korsel, AS, dan Jepang Imbau Korut Tak Lakukan Provokasi

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se bertemu Menlu Amerika Serikat John Kerry dan Menlu Jepang Fumio Kishida memperingatkan Korea Utara untuk kemungkinan melakukan provokasi.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 30 September 2015  |  20:14 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un - News.com.au
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un - News.com.au

Kabar24.com, NEW YORK - Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se bertemu Menlu Amerika Serikat John Kerry dan Menlu Jepang Fumio Kishida memperingatkan Korea Utara untuk kemungkinan melakukan provokasi.

Hal tersebut disampaikan saat pertemuan di New York, Selasa (29/9/2015) waktu setempat, seperti dilansir KBS, Rabu (30/9/2015).

Ketiga negara itu mengkhawatirkan kemungkinan Korut meluncurkan roket jarak jauh dan tes nuklir keempatnya. Mereka sepakat untuk merespon kerasdan cepat,jika tindakan provokatif tersebut dilakukan.

Yun Byung juga menyatakan ketiga negara tengah mempertimbangkan untuk meminta tindakan keras PBB,jika Korut terus melakukan provokasi.

Sementara itu, Yun mengungkapkan jika sanksi dijatuhkan, maka Korut bakal terisolasi dibidang ekonomi dan diplomatik.

Sebelumnya, pada bulan lalu, Korut pernah menyatakan niatnya untuk meluncurkan roket jarak jauh pada (10/10/2015) atau saat peringatan hari ulang tahun Partai Buruh ke-70.

Pyongyang juga pernah mengklaim melalui sebuah siaran pada Minggu (27/9/2015) bahwa peluncuran roket adalah hak sebuah negara berdaulat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korut

Sumber : KBS

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top