Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luhut Panjaitan: Pemerintah Cari Formula Tepat Selesaikan Pelanggaran HAM Berat

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengatakan pemerintah sedang mencari format yang tepat untuk proses rekonsiliasi. Pasalnya, saat ini sebagian pihak yang diduga terlibat dalam pelanggaran HAM berat sudah meninggal dunia.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 30 September 2015  |  13:02 WIB
Menko Polhukam Luhut Pandjaitan - Antara
Menko Polhukam Luhut Pandjaitan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mencari format rekonsiliasi yang sesuai dengan budaya Indonesia, untuk menangani kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di masa lalu.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengatakan pemerintah sedang mencari format yang tepat untuk proses rekonsiliasi. Pasalnya, saat ini sebagian pihak yang diduga terlibat dalam pelanggaran HAM berat sudah meninggal dunia.

“Kalau proses hukum orangnya, sudah banyak yang meninggal. Mau diapakan lagi? Jadi kami melihat masa depan keluarganya,jangan sampai dihukum karena peristiwa masa lalu,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Luhut menuturkan pemerintah mempelajari proses rekonsiliasi dalam kasus apartheid di Afrika Selatan. Pemerintah juga akan berupaya mencari kebenaran yang terjadi di masa lalu, untuk menuntaskan persoalan pelanggaran HAM yang berat.

Menurutnya, pemerintah juga akan melibatkan semua pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat, untuk mencari format rekonsiliasi yang tepat.

Hendardi, Ketua Badan Pengurus Setara Institute, sebelumnya mengatakan pihaknya meminta pemerintah mengkaji kembali proses rekonsiliasi untuk kasus pelanggaran HAM berat, karena Kejaksaan Agung belum menindaklanjuti temuan Komnas HAM.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

politik hukum
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top