Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONFLIK TAMBANG PASIR: Menteri Ferry Tuding Pemda Pemicu Tindakan Kriminal

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional Ferry Mursyidan Baldan meminta Pemda Lumajang Jawa Timur menghentikan pertambangan galian C penyebab tewasnya Salim Kancil.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 29 September 2015  |  17:16 WIB
Pegiat lingkungan yang tergabung dalam Tunggal Roso melakukan aksi solidaritas terhadap pembunuhan petani penolak tambang pasir Lumajang bernama Salim Kancil di depan Balaikota Malang, Jawa Timur, Senin (28/9) - Antara
Pegiat lingkungan yang tergabung dalam Tunggal Roso melakukan aksi solidaritas terhadap pembunuhan petani penolak tambang pasir Lumajang bernama Salim Kancil di depan Balaikota Malang, Jawa Timur, Senin (28/9) - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional Ferry Mursyidan Baldan meminta Pemda Lumajang Jawa Timur menghentikan pertambangan galian C penyebab tewasnya Salim Kancil.

Salim Kancil warga Desa Awar-Awar Kabupaten Lumajang tewas dikeroyok setelah mengutarakan penolakan terhadap keberadaan pertambangan pasir di wilayahnya. Seorang warga lainnya, Tosan dalam kondisi kritis.

"Yang pertama saya kira kewenangan Pemda harus dihold dulu selain kriminalnya. Kalau untuk kriminal itukan menjadi akibat saja," kata Ferry di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Menurut Ferry, orang melakukan penolakan terhadap pertambangan pasir tentu punya penyebabnya. Kewenangan Pemda dinilai menjadi penyebab utama munculnya tambang galian C tersebut. "Kalau dihold kewenangannya hentikan itunya karena ini bisa jadi penyebab," jelasnya.

Politikus Partai Nasdem itupun meminta Pemda tidak ragu menutup area penambangan. Penyelesaian kasus pertambangan tidak jauh berbeda dengan penanganan kebakaran lahan dan hutan.

"Itu saya kira cara kita menyelesaikan masalah berkaitan dengan sumber daya alam itu enggak bisa cuma kriminalnya saja. Nangkapin orang pembakar ya yang ditangkap masyarakat, ini juga begitu, selesaikan kriminalnya, ininya dihold," tutur Ferry.

Kalau terbukti akan terlihat keterkaitan pemegang hak pengelolaan galian C dengan peristiwa pembunuhan tersebut. "Kalau ternyata ada keterlibatan, hentikan itu, jadi langkahnya berefek. Kalau dengan kriminal apa bedanya dengan satpam Senayan City," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lumajang
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top