Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS SURIAH: Putin Sebut Hanya Tentara Al-Assad Yang Sah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pasukan tentara Presiden Suriah Bashar al-Assad merupakan satu-satunya tentara konvensional yang sah. Hal tersebut dikatakan dalam sebuah wawancara dengan CBS, dilansir dari BBC, Senin (28/9/2015).
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 28 September 2015  |  22:11 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin - Reuters
Presiden Rusia Vladimir Putin - Reuters

Kabar24.com, SURIAH - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pasukan tentara Presiden Suriah Bashar al-Assad merupakan satu-satunya tentara konvensional yang sah. Hal tersebut dikatakan dalam sebuah wawancara dengan CBS, dilansir dari BBC, Senin (28/9/2015).

Putin mengatakan akan bertempur melawan pasukan teroris dan Rusia dengan senang hati untuk menemukan rekan untuk melawan teroris bersama. Dia juga menyatakan Rusia tidak akan berpartisipasi dalam operasi pasukan di Suriah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan hal tersebut belum terkoordinasi. AS masih memiliki kekhawatiran bagaimana pasukan mereka akan bergerak.

Sebelumnya, lebih dari 250.000 warga Suriah tewas dan satu juta terluka dalam konflik yang terjadi selama empat setengah tahun. Konflik dimulai dengan protes anti-pemerintah sebelum skalanya meningkat menjadi perang sipil.

Selain itu, lebih dari 11 juta orang mengungsi. Empat juta dari mereka melarikan diri ke luar negeri termasuk Eropa yang kini dilanda krisis migran. Sementara lainnya ikut bertempur menjadi bagian pasukan Presiden al-Assad.

Dunia bereaksi atas krisis tersebut. Iran dan Rusia berkoalisi bersama pasukan al-Assad. Sementara Turki, Arab Saudi dan Qatar berkoalisi bersama Amerika Serikat, Inggris dan Perancis yang sebelumnya mengklaim telah melancarkan serangan udara di Irak, Minggu (27/9/2015).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis suriah

Sumber : BBC

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top