Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa 4,6 SR Kembali Guncang Yogyakarta

Gempa berkekuatan 4,6 skala richter yang mengguncang wilayah Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah tak menimbulkan korban jiwa.n
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 26 September 2015  |  03:44 WIB
Gempa Nepal - Reuters
Gempa Nepal - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Gempa berkekuatan 4,6 skala richter yang mengguncang wilayah Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah tak menimbulkan korban jiwa. 

Sutopo Puro Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengatakan masyarakat di Wonosari, Gunung Kidul merasakan guncangan cukup keras selama sekitar 5-8 detik.

“Gempa juga dirasakan oleh masyarakat di Kota Yogyakarta, Sleman, Boyolali, Klaten, Magelang, Solo, Semarang, Purworejo, dan Pacitan,”paparnya dalam keterangan tertulis, Jumat(25/9/2015).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di darat di barat laut Gunung Kidul, Yogyakarta pada kedalaman 10 km tepatnya pukul 20.28 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami. 

Posko BNPB telah mengonfirmasi beberapa BPBD dan dilaporkan belum ada laporan korban jiwa serta kerusakan akibat gempa. BPBD masih melakukan pemantauan.

Melihat posisi pusat gempa terlihat bahwa gempa ini berasal dari patahan aktif atau sesar Opak. Patahan ini juga berada di sekitar wilayah pascagempa besar pada 2006, 2008, dan 2010 lalu.

Dengan melihat kondisi tersebut, wilayah Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta dan sekitarnya adalah daerah yang rawan gempa.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya gempa. Konstruksi rumah tahan gempa harus betul-betul dibangun agar kuat menahan hentakan gempa. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa
Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top