Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BENCANA ASAP: Sangat Berbahaya, Jambi Liburkan Sekolah

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya sudah sangat berbahaya, karena sudah mencapai level 500 ppm lebih.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 September 2015  |  08:38 WIB
Patung Tarian Sekapur Sirih dipasangi masker di Jambi, Senin (14/9). Aksi yang dilakukan oleh aktivis Tajridanur itu sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kabut asap sekaligus menuntut pemerintah bertindak cepat untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang telah mengakibatkan udara pada level berbahaya. - Antara
Patung Tarian Sekapur Sirih dipasangi masker di Jambi, Senin (14/9). Aksi yang dilakukan oleh aktivis Tajridanur itu sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kabut asap sekaligus menuntut pemerintah bertindak cepat untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang telah mengakibatkan udara pada level berbahaya. - Antara

Kabar24.com, JAMBI-- Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya sudah sangat berbahaya, karena sudah mencapai level 500 ppm lebih.

Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Jambi kembali meliburkan sekolah untuk anak pendidikan anak usia dini/taman kanak-kanak hingga tingkat sekolah menengah atas.

"Kami terpaksa meliburkan para murid sekolah mulai dari tingkat PAUD/TK hingga SLTA", kata Kepala Bagian Humas Pemerinta Kota Jambi, Abubakar, Kamis (24/9/2015).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi, Arif Munandar, menyebut kabut asap pekat di daerah ini merupakan kiriman dari daerah Provinsi Sumatra Selatan.

"Kabut asap sekarang merupakan kiriman dari Sumatera Selatan, mengingat titik panas di Provinsi Jambi nihil," ujar Arif.

Menurut rencana, Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Jambi.

"Presiden menurut rencana di Jambi selama dua hari, dijadwalkan akan melihat langsung lokasi kebakaran lahan dan hutan di daerah Kabupaten Muarojambi dan perbatasan atara Provinsi Jambi dengan Provinsi Riau," kata Arif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana asap

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top