Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI MINA 2015: Kisah Gubernur Aher yang Selamat

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi salah satu jemaah haji Indonesia yang juga berada di Mekkah saat tragedi Mina terjadi, Kamis (24/9/2015).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 September 2015  |  06:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan - Antara
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi salah satu jemaah haji Indonesia yang juga berada di Mekkah saat tragedi Mina terjadi, Kamis (24/9/2015).

Tragedi itu, seperti dilansir otoritas pertahanan Arab Saudi, membuat 717 jemaah tewas dan 805 jemaah terluka.

Melalui blognya, aheryawan.com, Aher menuliskan kabarnya di Mekkah. Aher memastikan dirinya dan rombongannya aman dari tragedi Mina.

"Alhamdulillah kondisi kami dan rombongan aman," tulis Aher di blog aheryawan.com.

Menurut Aher, saat kejadian dia dan rombongan dari Maktab 69 masuk ke Mina melalui terowongan Muaisim. Waktunya jauh sebelum tragedi Mina terjadi. Jalur yang dilewati, berbeda dengan jalur Arab 204 karena jalan itu bukan jalur yang diperuntukkan jamaah asal Indonesia.

"Keterangan Kepala Daker Mekkah jalan tersebut bukan jalur jamaah Indonesia," kata Aher.

Meski begitu, kata Aher, pihak konjen sudah berada di TKP, di Rumah Sakit Mina dan RS Makkah untuk memastikan ada tidaknya jamaah Indonesia yang jadi korban.

Aher menuturkan, suasana Mina saat itu sangat panas. Cuaca mencapai 43°C. "Alhamdulillah saya selalu bawa air yang cukup. Sebab benda yang paling berharga saat jalan di cuaca panas adalah air," kata Aher.

Menutup tulisannya di blog, Aher mendoakan korban meninggal mati syahid.

 "Semoga menjadi syuhada, sebab mereka sedang dalam posisi taat tunduk patuh pada Allah SWT," tutup dia.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tragedi mina

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top