Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NILA MOELOEK: SGDs Harus Perhatikan Kelompok Paling Menderita

Menteri Kesehatan Nina Moeloek menyatakan kebijakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) harus memperhatikan kelompok paling menderita
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 25 September 2015  |  10:56 WIB
Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek - Antara
Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek menyatakan kebijakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) harus memperhatikan kelompok paling menderita.

Hal itu disampaikan Nina saat memberikan pidato awal diskusi yang digelar oleh International NGO Forum on Indonesian Development (Infid) di New York, pada pekan ini.

Diskusi itu menyoroti soal model kemitraan dan penerapan SDGs pada program-program pembangunan. Di kota itu sendiri akan digelar UN Sustainable Development Summit 2015 pada 25-27 September 2015.

Dalam situs resminya, Infid menyatakan Nila menuturkan nilai-nilai penting SDGs perlu didukung kerja sama publik, kebijakan dan desain kelembagaan.

"Kebijakan yang dibuat harus memperhatikan kelompok yang paling menderita," kata dia dalam diskusi tersebut.

Direktur Infid Sugeng Bahagijo mengatakan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan tersebut. Oleh karena itu, paparnya, koalisi masyarakat sipil mendorong pemerintah untuk melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Program pembangunan tersebut mempunyai 17 tujuan dengan 169 target itu akan diadopsi para pemimpin negara dalam acara sidang umum tersebut.

"Tanpa partisipasi masyarakat, agenda SDGs akan bernasib sama dengan MDGs [Millenium Development Goals]," kata Sugeng.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top