Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inilah Enam Provinsi Penyerap FLPP Tertinggi

Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus mengatakan ada enam provinsi dengan penyerapan tertinggi untuk Kredit Pemilikan Rumah melalui mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan-FLPP.
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 24 September 2015  |  08:32 WIB
Enam provinsi dengan penyerapan tertinggi untuk Kredit Pemilikan Rumah melalui mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan-FLPP. - JIBI
Enam provinsi dengan penyerapan tertinggi untuk Kredit Pemilikan Rumah melalui mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan-FLPP. - JIBI
Bisnis.com, JAKARTA --Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus mengatakan ada enam provinsi dengan penyerapan tertinggi untuk Kredit Pemilikan Rumah melalui mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan-FLPP.
 
Provinsi-provinsi itu adalah  Jawa Barat 38,92% (167.310 unit);  Banten 10, 58% (45.493 unit); Provinsi Jawa Timur 6,90% (29.657 unit); Provinsi Kalimantan Selatan 6,32% (27.169 unit);  Provinsi Jawa Tengah 5,65% (24.272 unit); dan  Provinsi Sumatera Selatan 4,33% (18.594 unit).
 
"Distribusi KPR – FLPP tahun 2010 – 2015 apabila dilihat per provinsi, maka ada enam provinsi dengan penyerapan FLPP tertinggi. Provinsi Jawa Barat Merupakan yang tertinggi penyerapannya sebesar 38%, sementara provinsi dengan penyerapan FLPP yang rendah rata – rata berada di bawah 4%”, terang Maurin dalam keterangan resminya.
 
Dia juga menuturkan distribusi penyerapan FLPP ditentukan melalui mekanisme pasar, yakni dengan melihat sisi permintaan, lahan, infrastruktur dan perizinan. Maurin juga menuturkan pihaknya akan  meningkatkan sosialisasi KPR-FLPP di antaranya adalah pada 54 daerah anggota Komisi V DPR.
 
Hingga Juni, nilai FLPP yang disalurkan mencapai sekitar Rp2,5 triliun dari total target pada akhir tahun ini, yakni Rp5,2 triliun.  

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top