Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JAKARTA TEMPO DOELOE: Asal Usul Nama Manggarai

Manggarai merupakan kawasan di Jakarta Selatan yang secara geografis terbagi dua yakni masuk Kelurahan Manggarai Selatan dan Manggarai Utara, Kecamatan Tebet.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 23 September 2015  |  07:51 WIB
Stasiun Manggarai 1918
Stasiun Manggarai 1918

Bisnis.com, JAKARTA--Manggarai merupakan kawasan di Jakarta Selatan yang secara geografis terbagi dua, yakni Kelurahan Manggarai Selatan dan Manggarai Utara, Kecamatan Tebet.

Kawasan tersebut sekarang dikenal karena keberadaan Pasar Manggarai dan juga Stasiun Kereta Api Manggarai.

Mengapa diberi nama Manggarai? Zaenuddin HM menjelaskan dalam buku karyanya “212 Asal Usul Djakarta Tempo Doeloe,” setebal 377 halaman yang diterbitkan Ufuk Press pada 2012.

Dijelaskan, bahwa nama kawasan tersebut diberikan oleh kelompok penghuni awal yaitu orang-orang yang berasal dari Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut diperkuat oleh satu bukti bahwa sebelum Perang Dunia II di Manggarai berkembang sebuah tarian yang disebut Lenggo, yang diiringi orkes antara lain terdiri dari tiga buah rebana biang.

Selanjutnya Jaap Kunst, seorang ahli etnomusikologi, dalam bukunya Music in Java jilid II juga menyajikan gambar tarian tersebut.

Namun, nama tarian Lenggo itu sekarang berubah menjadi tari Belenggo, yang merupakan salah satu tarian tradisi Betawi.

Semenara itu, di Nusa Tenggara Timur juga terdapat tarian sejenis yang bernama sama yakni tari Lenggo. Maka, tidak mustahil jika tari Belenggo merupakan perkembangan dari tari Lenggo, melalui orang-orang asal Flores yang manjadi penghuni awal kawasan  Manggarai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta batavia ntt
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top