Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inilah Penjara Khusus untuk Bandar Narkoba

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly mengatakan, penjara khusus narapidana narkoba akan dipusatkan di Gunung Sindur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 September 2015  |  06:36 WIB
Menkumham Yasonna Laoly (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani saat mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaraan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9). - Antara
Menkumham Yasonna Laoly (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani saat mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaraan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly mengatakan, penjara khusus narapidana narkoba akan dipusatkan di Gunung Sindur.

"Teknologinya sudah ready, tinggal memindahkan orang-orang yang kita sepakati dengan BNN siapa yang kita pindahkan. Bandar yang punya jaringan," kata Yasonna di Kantor Presiden, Senin (21/9/2015).

Dikatakan, lembaga pemasyarakatan di Gunung Sindur sudah siap digunakan bulan ini. Dia berencana untuk meninjau Gunung Sindur pekan depan.

"Kalau tidak selesai bulan ini, awal bulan depan. Saya tinjau dulu sama kepala BNN," katanya.

Dipusatkan

Pemusatan narapidana narkoba di dalam satu lapas, kata Yasonna, merupakan bentuk penguatan peran dari tiga lembaga yaitu BNN, BNPT, dan Bakamla.

Yasonna mengatakan, Kemenkumham membantu penguatan lembaga BNN melalui penyediaan lembaga pemasyarakatan khusus narkoba tersebut.

Wacana pembuatan lapas khusus narkoba disampaikan dalam rapat terbatas pada Senin (21/9/2015), mengenai penguatan peran BNN, BNPT, dan Bakamla. Dalam rapat tersebut, Presiden Joko Widodo menginginkan adanya penguatan peran ketiga lembaga tersebut agar lebih efektif dalam menjalankan fungsinya masing-masing.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly kini tengah melakukan uji coba untuk menentukan lokasi mana yang tepat sebagai lembaga pemasyarakatan untuk narapidana narkoba.

Dikatakan, Papua menjadi salah satu lokasi yang dikaji. Budi menegaskan pulau tersebut harus jauh dari daratan dan tidak memiliki koneksi telepon.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba bnn

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top