Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil Ketua DPR Ini Tak Enak Tidur & Makan Gara-gara Tunjangan Naik

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, mengatakan kenaikan tunjangan anggota Dewan tak pantas di tengah kondisi perekonomian yang buruk. Apalagi, penolakan publik sangat keras.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 September 2015  |  06:59 WIB
Agus Hermanto  - Antara
Agus Hermanto - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, mengatakan kenaikan tunjangan anggota Dewan tak pantas di tengah kondisi perekonomian yang buruk. Apalagi, penolakan publik sangat keras.

"Coba jenengan jadi anggota Dewan, terus ambil uang itu. Tidur tidak enak, makan tidak kenyang karena dimaki-maki terus," kata Agus di DPR, Senin (21/9/2015).

 Karena itu, dia memutuskan menolak kenaikan tunjangan tersebut. Politikus Partai Demokrat ini meminta menteri keuangan (menkeu) tidak mencairkan kelebihan tunjangan.

Menurut dia, dalam kondisi ini, Menkeu yang bisa membatalkan kenaikan tunjangan dengan tidak mencairkan.

"Kan tidak haram kalau tidak cair," kata Agus.

Selain itu, dia berharap kepala lembaga negara lain juga menolak kenaikan tunjangan jabatan.

"Saya yakin KPU dan lembaga lain pasti bisa menerima. Bahwa kita harus utamakan rakyat terutama yang menengah ke bawah."

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sebelumnya mengatakan kenaikan tunjangan juga terjadi di Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Yudisial, Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pemeriksa Keuangan. Kenaikan disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran negara.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top