Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Kesulitan Mintai Keterangan WNI Korban Sandera di Papua Nugini

Kepolisian masih kesulitan meminta keterangan dua warga negara Indonesia yang menjadi korban penyanderaan kelompok bersenjata di Papua Nugini lantaran memilih diam ketika dimintai keterangan.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 21 September 2015  |  23:47 WIB
Aparat gabungan TNI dan Polisi melakukan penjagaan di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. - Antara/Indrayadi
Aparat gabungan TNI dan Polisi melakukan penjagaan di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. - Antara/Indrayadi

Kabar24.com, JAKARTA - Kepolisian masih kesulitan meminta keterangan dua warga negara Indonesia yang menjadi korban penyanderaan kelompok bersenjata di Papua Nugini lantaran memilih diam ketika dimintai keterangan. 

"Berdasarkan pemeriksaan, mereka lebih memilih diam sehingga kita minim mendapatkan informasi dari mereka," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Suharsono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/9/2015).

Suharsono mengungkapkan polisi kini berupaya melakukan pendekatan berbeda untuk dapat memeroleh keterangan korban. Menurut Suharsono keterangan korban sangat diperlukan untuk mengetahu pelaku serta motifnya.

Lebih lanjut Suharsono menambahkan kondisi kedua WNI berangsur membaik setelah berhasil dibebaskan. Sebab ketika ditemukan korban dalam kondisi lemas karena kurangnya asupan makan serta perjalanan jauh.

"Awal ditemukan keduanya dalam kondisi lemas karena diajak berjalan yang cukup jauh dan konsumsi makanan yang mungkin tidak sesuai dengan kedua WNI ini," katanya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

WNI Disandera
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top