Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota Iwapi Merasa Dibohongi Presiden Jokowi

Puluhan anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) yang sudah duduk rapi di Istana Negara harus menelan kekecewaan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal hadir.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 18 September 2015  |  16:47 WIB
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) - rri
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) - rri

Kabar24.com, JAKARTA -- Puluhan anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) yang sudah duduk rapi di Istana Negara harus menelan kekecewaan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal hadir.

Jokowi melimpahkan tugas kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Anggota Iwapi yang sudah mempersiapkan diri dan datang tepat waktu pun kaget dan seolah-olah dibohongi Presiden. 

Ketua Umum Iwapi, Nita Yudi, menenangkan anggotanya yang sudah terlanjur kecewa.

"Presiden harus rapat mendadak untuk merespons The Fed yang tidak menaikkan suku bunganya," katanya di Istana Negara, Jumat (18/9/2015).

Nita memastikan tidak ada kebohongan seperti yang diperkirakan karena memang kondisinya mendadak, Presiden harus melakukan kegiatan untuk kepentingan yang lebih besar. 

"Tidak ada kebohongan, karena memang kondisi yang terjadi seperti ini dan Presiden janji akan menerima kami kembali," jelasnya. 

Darmin yang sempat memberi sambutan tidak menyampaikan permintaan maaf. Pasalnya, Darmin juga tidak tahu-menahu tugas mendadak dari Presiden untuk menemui Iwapi. 

"Kami akan mengirimkan surat, saya sebagai Ketua Umum atas nama DPP mohon maaf lahir batin, at least nama kita sudah masuk disini dan kita diterima di Istana. Semoga ini tidak mengurangi perjuangan kita," tutur Nita. 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iwapi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top