Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Profesor Ini Punya Telinga 3 Dimensi di Lengannya

Seorang pria asal Australia memiliki telinga di lengan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Agustus 2015  |  06:53 WIB
Profesor Ini Punya Telinga 3 Dimensi di Lengannya
Stelios Arcadiou - dailymail
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA-- Seorang pria asal Australia memiliki telinga di lengan.

Pria yang berprofesi sebagai seniman tersebut mengatakan, telinga itu dibuatnya melalui proses implan.

Stelios Arcadiou, yang juga berprofesi sebagai profesor di Universitas Curtin, mengungkapkan bahwa pengimplanan telinga ke lengannya bertujuan agar orang lain di luar sana dapat mendengar apa yang dia dengar.

Walaupun pernah gagal sebelumnya, kini Stelios telah mengumumkan untuk menggunakan sel induk sendiri membuat telinga tiga dimensi, sehingga microchip dapat dimasukkan ke dalam tanpa kemungkinan infeksi, dan dihubungkan ke internet nirkabel.

Dilansir Mirror, Rabu (12/8/2015), pria berusia 69 tahun ini  akan menanam chip di a telinga di lenganya dan akan disambungkan ke jaringan internet atau WiFi.

"Telinga ini bukan untuk saya. Saya punya dua telinga yang baik untuk mendengar, yang satu ini untuk orang lain di luar sana. Mereka akan dapat mengikuti percakapan atau mendengar suara konser atau apapun, di mana pun saya berada," kata Stelious.

Chip akan selalu on 24 jam tanpa ada saklar off. Seniman yang dikenal eksentrik tersebut menambahkan: "Sekarang orang -orang seakan tidak bisa hidup tanpa internet. Bayangkan jika aku bisa mendengar dengan telinga seseorang di New York. Bayangkan jika aku saat yang sama bisa melihat dengan mata seseorang di London."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unik telinga

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top