Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPU Depok Kaji Rekomendasi Panwaslu Dugaan Pelanggaran Administrasi

Komisi Pemilihan Umum Kota Depok sedang mengkaji surat rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum Depok terkait dugaan pelanggaran administrasi berkas pencalonan pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi pada Pilkada Depok 2015.n
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 11 Agustus 2015  |  19:56 WIB
Screenshot website/http:/ - kpud/depokkota.go.id
Screenshot website/http:/ - kpud/depokkota.go.id

Kabar24.com, DEPOK- Komisi Pemilihan Umum Kota Depok sedang mengkaji surat rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum Depok terkait dugaan pelanggaran administrasi berkas pencalonan pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi pada Pilkada Depok 2015.

"Pelaporan dari Panwaslu sudah sampai, kami masih mengkaji dulu seperti apa," ujar Anggota Komisioner KPU Nana Suwarna, Selasa (11/8/2015).

Nana mengklaim berkas yang diserahkan tim pasangan Dimas-Babai saat mendaftarkan ke KPU Depok pada Senin (27/7/2015) dinilai tidak ada masalah. Namun, karena adanya laporan tersebut pihaknya akan mendalami.

Seperti diketahui, Ketua Panwaslu Kota Depok Andriansyah mengisyaratkan adanya pelanggaran admnisitrasi pada pasangan Dimas-Babai. Temuan dugaan pelanggaran itu dilaporkan oleh warga atas nama Yoyo Effendi yang juga Sekretaris Partai Hanura Depok.

Panwaslu Depok mengatakan telah menyerahkan surat rekomendasi pada KPU Depok dengan nomor surat 02/1.P/31/Juli/2015. "Kami sudah kirim surat rekomendasi itu ke KPU pada 5 Agustus lalu. Temuan itu adalah adanya laporan pelanggaran administrasi," ujarnya, Selasa (11/8/2015).

Adapun, pasangan Dimas-Babai diusung oleh empat partai antara lain PDI-P, PKB, Partai Nasdem dan PAN. Pada saat pendaftaran, pasangan Dimas-Babai diduga memalsukan tanda tangan sekretaris PDI-P atas nama Totok Sarjono.

Selain itu, Totok juga tidak hadir saat penyerahan berkas dokumen pasangan Dimas-Babai. Padahal, dalam PKPU No. 9/2015 disebutkan bahwa pimpinan partai pengusung dalam hal ini PDI-P yang memeroleh 20 kursi itu harus hadir. Namun pada saat pendaftaran, yang hadir hanya Ketua PDI-P Depok, Hendrik Tangke Allo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpud Pilkada Depok
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top