Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh, Petugas KRL Kena Pukul Lagi

Pemukulan terhadap petugas kereta listrik (KRL) atau Commuter Line kembali terjadi hari ini, Senin (10/8) pukul 15.00. Korban pemukulan tersebut adalah seorang Petugas Pelayanan KRL (PPK) bernama Isma Desvalina.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 10 Agustus 2015  |  23:20 WIB
KRL Commuter Line - skyscarpecity.com
KRL Commuter Line - skyscarpecity.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemukulan terhadap petugas kereta listrik (KRL) atau Commuter Line kembali terjadi hari ini, Senin (10/8) pukul 15.00. Korban pemukulan tersebut adalah seorang Petugas Pelayanan KRL (PPK) bernama Isma Desvalina.

Manager Corporate Communication PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa menjelaskan petugas yang seorang perempuan itu dipukul oleh salah satu penumpang di Stasiun Manggarai. Akibatnya, petugas tersebut mengalami lebam di pelipis.

“Kejadiannya terjadi di KA 1165 relasi Bogor-Jakarta,” jelas Eva dalam keterangan tertulisnya.

Kejadian ini, tambahnya, bermula ketika pelaku berinisial PEP yang menggunakan KRL tersebut. Setibanya di jalur lima Stasiun Manggarai dengan sengaja turun dari KRL dan menghampiri PPK tersebut kemudian langsung memukul.

“Pelaku mengaku melakukan pemukulan karena kesal terburu-buru naik KRL dan tidak sempat mengambil berkas yang terjatuh saat akan naik di Stasiun Tebet. Petugas lain langsung sigap mengamankan pelaku,” ujarnya.

Eva menambahkan pelaku dibawa ke Pos Polisi Khusus Kereta Api Stasiun Manggarai dan segera diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Tebet. Pihaknya mengecam keras pemukulan yang telah dilakukan kepada petugas yang telah menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan.

“Seluruh kasus kekerasan terhadap petugas di KRL dan Stasiun akan diproses melalui jalur hukum,” tegasnya.

PT KCJ menghimbau kepada para pengguna jasa demi keselamatan dan keamanan bersama agar tidak terburu-buru saat naik turun KRL serta tidak memaksakan diri apabila tidak dapat masuk ke dalam KRL dan menunggu perjalanan selanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kekerasan krl
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top