Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DUGAAN SUAP RAPBD: Bupati Musi Banyuasin Kembali Dipanggil KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Bupati Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Pahri Azhari yang akan dimintai keterangannya sebagai saksi oleh tim penyidik KPK untuk tersangka Kepala DPPKAD, Syamsudin Fei (SF).
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Juli 2015  |  13:56 WIB
Penggeledahan di rumah Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari di Palembang, Sumsel. - Antara
Penggeledahan di rumah Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari di Palembang, Sumsel. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Bupati Musi Banyuasin Sumatra Selatan Pahri Azhari yang akan dimintai keterangannya sebagai saksi oleh tim penyidik KPK untuk tersangka Kepala DPPKAD, Syamsudin Fei (SF).

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, selain Pahri Azhari penyidik KPK juga berencana memanggil Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Parlindungan Harahap dan Anggota DPRD Provinsi Sumatra Selatan pada periode 2014-2019 Lucianty Pahri.

"Semuanya akan diperiksa sebagai saksi," tutur Priharsa saat dimintai konfirmasinya, Senin (27/7/2015).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pembahasan RAPBDP 2015 Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. Keempatnya tertangkap dengan barang bukti berupa uang sebesar Rp 2,56 miliar setelah disadap penyidik KPK.

Uang tersebut diduga berasal dari Kepala DPPKAD Syamsudin Fei serta Kepala Bappeda Faisyar. Uang itu diduga akan diberikan kepada dua anggota DPRD Musi Banyuasin, yakni Bambang Karyanto dari Fraksi PDIP dan Adam Munandar dari Fraksi Partai Gerindra.

Keempatnya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah pemeriksaan 1x24 jam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK musi banyuasin
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top