Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUMAH KACA ABRAHAM SAMAD: Diperiksa Penyidik, Samad Apresiasi Pemeriksaan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad memuji pemeriksaan dirinya yang dilakukan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim terkait kasus Rumah Kaca Abraham Samad.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 24 Juni 2015  |  17:06 WIB
RUMAH KACA ABRAHAM SAMAD: Diperiksa Penyidik, Samad Apresiasi Pemeriksaan
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta, Rabu (24/6/2015). - Antara/Vitalis Yogi Trisna
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA-- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad memuji pemeriksaan dirinya yang dilakukan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim terkait kasus Rumah Kaca Abraham Samad.

"Terima kasih ke tim penyidik tadi pemeriksaan sangat manusiawi, profesional boleh istirahat sedikit dan menunaikan shalat. Ini pemeriksaan paling profesional dan manusiawi," katanya selepas dimintai keterangan penyidik di Gedung Bareskrim, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

"Ini luar biasa bagi saya dari beberapa pemeriksaan yang saya alami. Saya mengapresiasi teman-teman penyidik," lanjutnya.

Samad menilai kasusnya bukan ranah pidana melainkan ranah etik, hal tersebut dipertegas dengan keluarnya surat dari Pimpinan KPK yang ditandatangani Taufiequrrahman Ruki agar kasus tersebut dihentikan.

"Tapi lagi-lagi saya menghargai institusi kepolisian sebagai lembaga penegak hukum oleh karena itu saya datang memenuhi kewajiban saya sebagai warga negara," katanya.

Dia mengakui ada pertemuan dengan Joko Widodo di Yogyakarta, karena menurutnya pertemuan itu bersifat terbuka dihadiri oleh para awak media. Dia juga mengakui ada pertemuan dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, namun pertemuan membahas pelaporan Pilgub Bali.

"Itu yang dilaporkan," kata Samad.

Samad dipanggil terkait pertemuan secara langsung atau tidak langsung dengan pihak yang ada hubungannya dengan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK, sekitar bulan Maret dan April 2014 di Apartemen The Capital Residence, kawasan SCBD serta sekitar Mei 2014 di Jakarta dan Yogyakarta.

Pertemuan dipandang sebagai suatu pelanggaran Pasal 65 juncto Pasal 36 huruf a juncto Pasal 21 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Seperti diketahui, Samad dilaporkan Direktur LSM KPK Watch Indonesia Muhammad Yusuf Sahide pada 22 Januari lalu ke Bareskrim. Laporan berdasarkan tulisan artikel 'Rumah Kaca Abraham Samad' yang menuding Samad bertemu dengan para petinggi PDIP terkait pencalonan cawapres Joko Widodo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top