Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penetapan Hari Legislasi Tak akan Efektif Tanpa Peran Pemerintah

Pimpinan DPR meragukan hari legislasi akan berjalan efektif menyusul belum tuntasnya pembahasan strategis Program Legislasi Nasional (Prolegnas), baik dari pemerintah maupun DPR sendiri.nnn
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 20 Mei 2015  |  20:37 WIB
Penetapan Hari Legislasi Tak akan Efektif Tanpa Peran Pemerintah
Pimpinan DPR RI Setya Novanto memberikan keterangan pers, seusai rapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo, di Kantor Presiden, Senin (18/5/2015). - JIBI/Akhirul Anwar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pimpinan DPR meragukan penetapan hari legislasi akan berjalan efektif menyusul belum tuntasnya pembahasan strategis Program Legislasi Nasional (Prolegnas), baik dari pemerintah maupun DPR sendiri.


Ketua DPR Setya Novanto mengatakan penetapan hari legislasi pada Senin dan Kamis dalam setiap minggu tersebut tidak akan berjalan efektif jika pemerintah, sebagai bagian dari pembahas undang-undang, tidak serius menuntaskan Prolegnas.

“Seperti pada penyusunan RUU KUHP, Kementerian Hukum dan HAM sudah berjanji menyerahkan draf naskah akademik sejak April, tetapi sampai saat ini belum juga diserahkan,” katanya di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Rabu (20/5/2015).   


Lambatnya pemerintah dalam menyerahkan naskah akademik beberapa perubahan UU yang disulkan, juga telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo saat rapat konsultasi pada Senin (18/5). “Kami minta agar pemerintah juga ikut memperkuat keputusan-keputusan dalam Prolegnas.”

Menurutnya, prolegnas harus segera dituntaskan dengan sinergi antara DPR dan pemerintah. Pasalnya, dalam Prolegnas periode sidang 2014-2015, DPR telah memasukkan 37 RUU ditambah dengan lima RUU komulatif terbuka yang harus dituntaskan.

Namun hingga memasuki bulan ketujuh masa sidang, seluruh pembahasan RUU tersebut belum ada yang mengerucut untuk disahkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prolegnas
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top