Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Temanggung Dokumentasikan Wayang Kedu

Pemerintah Kabupaten Temanggung Jawa Tengah berencana mendokumentasikan kesenian tradisional wayang kedu yang hampir punah, dengan menggunakan rekaman video.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 17 Mei 2015  |  10:18 WIB
Pemkab Temanggung Dokumentasikan Wayang Kedu
Foto ilustrasi pertunjukan wayang kulit. - Bisnis/swi
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Temanggung Jawa Tengah berencana mendokumentasikan kesenian tradisional wayang kedu yang hampir punah, dengan menggunakan rekaman video.

"Wayang kedu ini termasuk khas maka Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ingin mendokumentasikannya untuk pengembangan kesenian ini selanjutnya," kata Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto.

Selain di Temanggung, wayang kedu juga berkembang di Magelang, Purworejo, dan Wonosobo. Namun, kelihatannya di ketiga daerah tersebut wayang ini juga tidak berkembang.

Wayang kedu memiliki perbedaan dengan wayang kulit versi Yogyakarta dan Surakarta, a.l. bentuknya lebih gemuk dan ornamennya sederhana.

"Berdasarkan ceritanya kalau wayang kulit Yogyakarta dan Surakarta mengambil dari Mahabarata atau Ramayana, kalau wayang kedu dengan cerita tentang kesuburan atau Dewi Sri sehingga fungsinya lebih untuk upacara adat berkaitan dengan ritual pertanian," katanya.

Menurut dia, di Temanggung saat ini tinggal tiga dalang wayang kedu, yakni di Candiroto, Ngadirejo, dan Kranggan.

Ia mengatakan pendokumentasian wayang kedu akan dilakukan di Dusun Gemawang, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan dengan dalang Ki Legawa Cipta Karsana.

Ia menuturkan pementasan wayang kedu di desa tersebut dalam rangka tradisi nyadran.

"Guna pelestarian kesenian wayang kulit khas Kedu tersebut kami bekerjasama dengan Desa Sanggrahan untuk mendokumentasikan pementasan wayang tersebut," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wayang

Sumber : Antara

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top