Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub Djarot: Jakarta Masih Butuh APTB

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa Ibu Kota Jakarta masih membutuhkan keberadaan bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 13 Mei 2015  |  13:26 WIB
APTB masuk jalur Transjakarta - Beritajakarta.com
APTB masuk jalur Transjakarta - Beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa Ibu Kota Jakarta masih membutuhkan keberadaan bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan ke-6 operator bus APTB dan Organda DKI bersama Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta segera mendapatkan titik temu untuk mengintegrasikan operasional bus APTB tersebut dengan Transjakarta.

"Jakarta tetap butuh APTB. Tetap Pemprov DKI menginginkan satu sistem dalam jaringan transportasi di Jakarta," tuturnya disela acara Sosialisasi Pemutakhiran Basis Data Terpadu di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Menurutnya, keenam operator APTB diharapkan dapat segera mengikuti sistem yang diterapkan Pemprov DKI yakni Perusahaan Otobus Bianglala Metropolitan, PO Mayasari Bhakti, PO Sinar Jaya, Hiba Utama, Agramas, dan Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD).

Menurut Djarot, permasalahan yang timbul di antara operator dan Dishubtrans harus segera diselesaikan. Paling tidak, mereka harus kembali duduk bersama-sama untuk mencari jalan keluar yang terbaik dan menguntungkan semua pihak.

Selain itu, operator bus APTB dan Organda DKI harus terus diberikan pemahaman bahwa Pemprov DKI menerapkan satu sistem jaringan transportasi yang terintegrasi, yakni setiap jaringan transportasi di Jakarta baik itu kereta api, angkutan umum, APTB, Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB), Mass Rapid Transit (MRT) maupun Light Rail Transit (LRT) harus terintegrasi satu sama lain.

“Semua jaringan transportasi di Jakarta harus mengikuti sistem kita. Namanya juga terintegrasi, jangan hanya terintegrasi jalurnya saja, tetapi juga harus terintegrasi sistemnya. Harus ketemu lah semua pihak. Dishubtrans harus berikan pemahaman itu kepada operator bus dan Organda DKI,” ujarnya.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta tetap memberikan kesempatan operator bus APTB untuk mengoperasikan armadanya hingga ada pembahasan final. Karena, setiap hari ada sekitar 30.000 penumpang yang diangkut 187 bus APTB di beberapa daerah mitra Kota Jakarta.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

APTB-Transjakarta
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top