Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres JK Hadiri Konferensi Federasi Perdagangan Cokelat di London

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tiba di London, Selasa waktu setempat, untuk melakukan pertemuan dengan Prince Andrew dan menghadiri sejumlah pertemuan bisnis dengan sejumlah pengusaha kakao.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 13 Mei 2015  |  20:33 WIB
Jusuf Kalla - jusufkalla.info
Jusuf Kalla - jusufkalla.info

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tiba di London, Selasa waktu setempat, untuk melakukan pertemuan dengan Prince Andrew dan menghadiri sejumlah pertemuan bisnis dengan sejumlah pengusaha kakao.

Wapres JK bersama Ibu Mufidah dan rombongan sejumlah kepala daerah yang memiliki lahan perkebunan kakao besar di Tanah Air.

Beberapa kepala daerah itu adalah Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam  Isrudin, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, Wakil Gubernur Sumatra Barat Muslim Kasim.

"Indonesia ini adalah wilayah yang strategis untuk penanaman kebun kakao dan kita memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis di bidang ini. Di Sulawesi Selatan saja perkebunan kakao ada 75%, paling besar," kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Dengan jumlah konsumen cokelat, yang merupakan produk olahan kakao, terbesar di Eropa, maka Indonesia memiliki pasar bagus untuk mengembangkan industri kakao.

"Apalagi dengan program gerakan nasional yang sudah dicanangkan itu, kita menanam kakao hampir 8 juta ton per tahun," kata Syahrul.

Berdasarkan jadwal, Wapres akan bertemu dengan perusahaan Olam, Jardines, Bank Standard Chartered serta menghadiri Konferensi Federasi Perdagangan Cokelat (Federation of Cocoa Commerce).

Wapres juga dijadwalkan menghadiri Paviliun Indonesia di Festival Asia di London.

Sebelumnya, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan kedatangan Wapres JK ke London salah satunya untuk menjadi pembicara dalam FCC Dinner.

Malik berharap Wapres dapat melakukan pertemuan dengan pelaku bisnis terkemuka di negara kerajaan tersebut.

"Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat di negara kami akan potensi yang dimiliki Indonesia," kata Malik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kakao cokelat

Sumber : Antara

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top