Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GEMPA NEPAL: Trauma dan Rumah Hancur, Korban Tidur di Tempat Terbuka

Memasuki malam ketiga pascagempa di Nepal, para korban terlihat tidur di tempat terbuka. Sebagian korban melakukannya karena rumahnya telah hancur akibat gempa, sebagian lainnya karena trauma.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 28 April 2015  |  19:42 WIB
Polisi Paramiliter Nepal membantu korban gempa. - Reuters
Polisi Paramiliter Nepal membantu korban gempa. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Memasuki malam ketiga pascagempa di Nepal, para korban terlihat tidur di tempat terbuka. Sebagian korban melakukannya karena rumahnya telah hancur akibat gempa, sebagian lainnya karena trauma.

Di Kathmandu, seperti di tempat lainnya, ribuan orang tidur di jalanan, taman, dan banyak juga yang membuat tenda.

Sementara itu, rumah sakit yang tersedia telah penuh. Persediaan air, makanan dan sumber listrik pun kian menipis. Hal ini meningkatkan kekhawatiran masyarakat akan penyakit menular.

Meski demikian, beberapa kondisi berangsur normal, terlihat dari penjual buah yang mulai berjualan di jalanan dan mulai beroperasinya transportasi umum.

Namun, dengan lambatnya bantuan datang ke tempat-tempat yang paling terkena dampak, beberapa warga Nepal mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah.

“Pemerintah tidak melakukan apa-apa untuk kami. Kami menggali reruntuhan dengan tangan sendiri,” ujar salah satu korban bernama Anil Giri, seperti dikutip dari Reuters.

Dia bersama 20 relawan lainnya mencari dua orang kawannya yang diperkirakan tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.

Di sisi lain, para pejabat yang berwenang mengakui mereka kewalahan menghadapi bencana skala besar ini.

“Tantangan terbesarnya adalah menyampaikan bantuan. Kami mendesak negara asing untuk memberikan bantuan dan tenaga medis. Kami mengandalkan bantuan para relawan asing untuk melalui kondisi krisis ini,” ujar Chief Secretary Leeela Mani Pudel.

Situasi pascagempa terlihat lebih parah di area-area terpencil. Jalan raya tertutup longsor, dan banyak penduduk desa yang bertahan tanpa air dan listrik, hanya mengandalkan sisa makanan yang masih ada dan tanpa bantuan dari luar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Nepal
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top