Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Museum Radya Pustaka Solo Bersolek

AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis di dunia melalui salah satu mereknya Dulux Catylac melakukan pengecatan dinding luar Museum Radya Pustaka Solo dengan warna putih.n
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 25 April 2015  |  05:52 WIB
Pengunjung melihat koleksi Museum Radya Pustaka Solo - Antara
Pengunjung melihat koleksi Museum Radya Pustaka Solo - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis di dunia melalui salah satu mereknya Dulux Catylac melakukan pengecatan dinding luar Museum Radya Pustaka Solo dengan warna putih.

Hal itu merupakan perwujudan dari ide Kota Humanis yang bertujuan untuk menjadikan kawasan perkotaan menjadi lebih inspiratif, berenergi dan bersemangat, khususnya bagi masyarakat Solo.

Adanya proyek tersebut diharapkan mampu mengembalikan nilai-nilai dan keindahan Museum Radya Pustaka.

Museum merupakan ruang bersama untuk mempelajari dan memahami jati diri kultural dan akar sejarah suatu masyarakat. Begitu pula Museum Radya Pustaka yang merupakan identitas masyarakat Solo.

Suasana dan koleksi-koleksi di dalamnya akan membantu kita menghayati dan menyelami kehidupan dan akar budaya Jawa. Melalui pengecatan kembali Museum Radya Pustaka, Dulux Catylac ingin menghidupkan kembali nilai-nilai dan keindahannya.

"Kami berharap museum yang lebih cerah ini akan menarik lebih banyak pengunjung untuk mengenal sejarah lebih jauh," kata Jun de Dios, Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia.

Museum Radya Pustaka Solo didirikan pada tahun 1890 dan merupakan salah satu museum tertua di Indonesia.

Saat ini, Museum Radya Pustaka menyimpan sekitar 10.000 jenis koleksi museum, termasuk 173 arca batu dan perunggu hasil kreasi budaya masyarakat Jawa dari ribuan tahun silam.Museum ini juga telah menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi pengunjung yang ingin lebih memahami budaya Jawa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

museum
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top