Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BALADA RAKYAT KECIL: Dicela Gaji Kecil, Buruh Bangunan Bunuh Tukang Urut

Gara-gara dicela karena penghasilannya kecil, seorang buruh bangunan menghantam kepala tukang urut yang mencelanya dengan cangkul dan mencekiknya hingga tewas.nn
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 21 April 2015  |  16:58 WIB

Kabar24.com, BEKASI - Jangan sembarangan mencela rakyat kecil, apalagi jika menyentuh hal-hal sensitif yang mengimpit seperti penghasilan sehari-hari.

Gara-gara dicela karena penghasilannya kecil, seorang buruh bangunan menghantam kepala tukang urut yang mencelanya dengan cangkul dan mencekiknya hingga tewas.

Hal itu terungkap setelah Polresta Bekasi Kota bersama Polsek Pondok Gede berhasil menguak kasus pembunuhan Wagirah, tukang urut di Kota Bekasi.

Wagirah dibunuh oleh pelaku berinisial SN yang tak lain teman serumah korban.

Kombes Pol Rudi Setiawan, Kapolresta Bekasi Kota mengatakan korban dibunuh pada 22 Maret sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Pelaku memukul kepala korban dengan cangkul hingga pingsan dan mencekiknya sampai tewas.

"Setelah itu dicekik sampai meninggal," kata Rudi, Selasa (21/4/2015).

Menurut Rudi, setelah melakukan aksi kejinya, pelaku berusaha melarikan diri ke Lampung Timur.

Namun tim berhasil mengamankan pelaku dengan mengindentifisikasi pergerakan pelaku di Depok.

Pemicu aksi keji itu lantaran SN tersinggung karena penghasilannya sebagai buruh bangunan kerap menjadi sasaran cemooh korban yang berpenghasilan lebih banyak.

Pelaku juga mengaku kecewa kepada korban karena cintanya beberapa kali dikhianati.

Akibat perbuatannya, SN dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara.

Saat ini, pelaku meringkuk di hotel prodeo sel tahanan Pondok Gede, Kota Bekasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembunuhan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top