Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penggugat Nenek Fatimah Ajukan Gugatan Ulang

Penggugat Nenek Fatimah yang tak lain adalah menantunya sendiri, Nurhakim,72, melalui kuasa hukumnya bakal menggugat ulang perempuan berusia 90 tahun itu.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 21 April 2015  |  14:21 WIB
Nenek Fatimah (kerudung putih) - Bisnis.com/Dini Hariyanti
Nenek Fatimah (kerudung putih) - Bisnis.com/Dini Hariyanti

Bisnis.com, TANGERANG-- Penggugat Nenek Fatimah yang tak lain adalah menantunya sendiri, Nurhakim,72, melalui kuasa hukumnya bakal menggugat ulang perempuan berusia 90 tahun itu.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang pada hari ini, Selasa (21/4/2015), menyatakan NO (niet ontvankelijke verklaard), karena gugatan dianggap tidak valid dan kedaluwarsa. Alhasil pihak penggungat mengaku tidak puas.

"NO itu namanya tidak ada yang menang dan kalah, hanya karena tuduhan pemalsuan KTP [belum ada bukti dari penyelidikan kepolisian], kepolisian belum selesai," ujar M. Singarimbun selaku Kuasa Hukum Nurhakim di Tangerang.

Majelis hakim mempersilakan penggugat dalam 14 hari ke depan menyatakan sikap menerima, banding, atau pikir-pikir. Tapi, Singarimbun menyatakan pihaknya hendak menggugat kembali setelah ada bukti pemalsuan KTP dan tandatangan Nenek Fatimah dari polisi.

"Melalui polisi akan kami buktikan bahwa dia melakukan pelanggaran," ucapnya.

Fatimah digugat dengan perkara perdata senilai Rp1 miliar atas tudingan penggelapan sertifikat tanah, dan memasuki pekarangan orang tanpa izin. Objek yang jadi sengketa adalah tanah 397 meter persegi di Tangerang yang sekarang jadi tempat tinggal Fatimah dan anak-anaknya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Nenek Fatimah
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top