Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAA 2015: Jepang Berkomitmen Bantu Asia-Afrika Lewat ODA

Jepang berkomitmen untuk melanjutkan program bantuan pembangunan (official development assistance/ODA) ke negara-negara di Asia dan Afrika untuk meningkatkan kualitas SDM, infrastruktur, dan iklim investasi.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 20 April 2015  |  16:54 WIB
Sejumlah bendera negara peserta Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 terpasang di kawasan Bunderan HI, Jakarta, Selasa (14/4). - Antara
Sejumlah bendera negara peserta Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 terpasang di kawasan Bunderan HI, Jakarta, Selasa (14/4). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA--Jepang berkomitmen untuk melanjutkan program bantuan pembangunan (official development assistance/ODA) ke negara-negara di Asia dan Afrika untuk meningkatkan kualitas SDM, infrastruktur, dan iklim investasi.

Parliamentary Vice-Minister for Foreign Affairs of Japan Kazuyuki Nakane menuturkan Jepang telah menjalin kerjasama dengan mitra Asia untuk mengembangkan kawasan selama lebih dari 60 tahun.

Program ODA disalurkan dalam bentuk bantuan bilateral, bantuan multilateral, dan hibah, a.l. melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Pada 2013, total ODA yang disalurkan JICA mencapai US$11,72 miliar

"ODA Jepang telah berkontribusi untuk mengembangkan infrastruktur, SDA, dan meningkatkan iklim investasi,"ujarnya di sela rangkaian acara KAA 2015, Senin (20/4/2015).

Bergulirnya ODA Jepang, diklaim Nakane, ikut berkontribusi untuk meningkatkan daya tarik investasi swasta, penyerapan tenaga kerja, fasilitas teknologi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Asia.

Sementara itu dalam konteks Afrika, Jepang menginisiasi Tokyo Internasional Conference on Africa Development (TICAD) sejak 20 tahun lalu. Kerangka tersebut diharapkan ikut mendorong pembangunan SDM dan infrastruktur menuju pertumbuhan ekonomi Afrika.

"Pertumbuhan ekonomi Afrika yang berkualitas akan didorong melalui skema kerjasama pemerintah swasta (public private partnership/PPP) yang mempromosikan investasi dan perdagangan," tuturnya.

ODA Jepang, imbuhnya, akan fokus pada pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia dan kesehatan, serta pembangunan industri pertanian dan perikanan.

Bentuk ODA yang diberikan a.l. pinjaman dengan tingkat bunga rendah dan tenor yang panjang, serta pendampingan teknis untuk proyek pembangunan suatu negara.

"Jepang akan memperluas kerjasama di berbagai sektor untuk mendorong peran ODA dalam pembangunan Asia Afrika," pungkas Nakane.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang Konferensi Asia Afrika official development assistance-ODA
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top